spot_img

Sakit Syaraf, Gubernur NTT Diterbangkan Dini Hari ke Surabaya

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya yang akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur untuk menjalani perawatan intensif, karena menderita sakit syaraf.

Namun pemberangkatan Gubernur ke Surabaya dinilai tak lazim, karena diberangkatkan pada Jumat, 3 Juni 2015 sekitar pukul 02.00 Wita melalui Bandara El Tari Kupang. Menurut sumber media ini, Gubernur NTT diberangkatkan menggunakan pesawat khusus yang telah menunggunya di Bandara El Tari Kupang.

Saat tiba di VIP Pemerintah daerah, Gubernur terlihat menggunakan kursi roda, karena diduga sebagian syarafnya tidak berfungsi, sehingga harus didorong hingga landasan pacu dan pesawat. “Di tangga pesawat Gubernur turun dari kursi roda dan di papah ke atas pesawat,” katanya.

Pemberangkatan Gubernur ini terkesan disembunyikan sehingga harus diberangkatkan pada dini hari. Bahkan, seorang pegawai angkasa pura yang hendak mengabadikan kondisi gubernur menggunakan kamera handphone (HP), harus rela HP-nya di rusak oleh petugas yang mengetahui dirinya akan mengambil gambar gubernur.

Wakil Gubernur NTT Beny Litelnony menjelaskan Gubernur mengeluh sakit sejak 30 Juni 2015 lalu, dan sempat menjalani perawatan di Kupang. Namun karena peralatan kurang memadai sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Dr Soetomo, Surabaya.

Menurut dia, Gubernur mengeluh sakit sejak 30 Juni 2015, hingga dilakukan pemeriksaan laboratorium dan pengobatan dan fisiotherapi oleh dokter ahli saraf dari RSUD Johannes Kupang.

Dari hasil pemeriksaan serta analisa berdasarkan keluhan itu, diputuskan perlu diakukan pemeriksaan lebih lanjut serta menyeluruh dan dirujuk ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya, karena peralatan medis di Kupang tidak mendukung untuk penanganan kesehatah Gubernur.

Setelah analisa terhadap hasil pemeriksaan, disimpulkan kondisi saraf Gubernur dalam keadaan baik. Namun, tim dokter menyarankan untuk beristirahat beberapa hari sambil dilakukan evaluasi.

“Hari ini, baru akan diputuskan, apakah gubenur boleh pulang ke Kupang atau tidak, karena disarankan untuk tetap beristirahat beberapa hari di Surabaya,” katanya.(*nttterkini.com)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...

Piala Bergilir Wali Kota Kupang, 150 Atlet Tenis Bertarung di Tiga Lapangan

Kupang, seputar-ntt.com -- Sebanyak 150 atlet tenis bertarung memperebutkan piala bergilir, dalam Turnamen Piala Walikota Kupang 2026. Kegiatan dibuka oleh Sekda Kota Kupang, Jefry Edward...