spot_img

Dewan Kota Minta Tera Ulang Pompa SPBU

Date:

Share:

Kupang, Seputar NTT.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Kupang meminta kepada Pemerintah Kota untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina terkait adanya laporan masyarakat bahwa ada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang takaran pompa pengisian bahan bakar nya tidak pas atau tidak sesuai ukuran.

“Saya minta  agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) agar segera menindaklanjuti laporan masyarakat untuk memperhatikan SPBU yang ada di Kota khususnya di depan Suba-Suka. Karena sesuai laporan masyarakat nelayan yang mengaku  membeli BBM di SPBU tersebut, takaran pompa pengisian bahan bakar tidak pas atau tidak sesuai ukuran. Untuk itu segera ditindak lanjuti oleh pemerintah karena sudah merugikan masyarakat dan pompanya  harus ditera ulang,” kata Ketua Komisi B DPRD kota Kupang,Krispianus Matutina kepsda wartawan  di kantor DPRD Kota Kupang,Senin (19/8).

Menurut Matutina, jika hal ini tidak dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah sesuai informasi dari masyarakat dengan melakukan uji pengukuran atau tera ulang pompa bensin maka tentu akan merugikan masyarakat atau konsumen. Untuk itu Pemkot perlu melakukan memonitoring terhadap berbagai alat ukur yang ada di SPBU karena selama ini banyak keluhan dari masyarakat soal validitas takaran di sejumlah SPBU.

Matutina menambahkan, Pengecekan harus dilakukan, pada pompa pengisian bahan bakar minyak (BBM) premium dan solar yang dijual kepada konsumen. Karena jika tidak maka Komisi B yang akan melakukan kunjungan ke SPBU dengan membawa peralatan untuk mengecek langsung pompa pada SPBU.  “Hal ini perlu cepat ditindaklanjuti pemerintah dalam hal ini instasi terkait, karena berkaitan dengan pelayanan publik yang sangat riskan,” katanya.

Matutina menegaskan, indikasi kecurangan yang dilakukan oleh pihak SPBU seperti ini sangat merugikan masyarakat karena dengan naiknya harga BMM telah cukup membebani masyarakat. Indikasi kecurangan ini bisa terjadi di semua SPBU, namun sesuai pengeluhan masyarakat baru SPBU didepan Suka-Suka. Untuk itu pemerintah harus segera melakukan pengawasan, karena takutnya ada unsur kesengajaan  oleh pihak SPBU. “Saya minta sekali lagi agar pemerintah harus melakukan tera ulang, agar penjual maupun konsumen tidak merasa dirugikan,” kata Matutina.(Rion)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...

Piala Bergilir Wali Kota Kupang, 150 Atlet Tenis Bertarung di Tiga Lapangan

Kupang, seputar-ntt.com -- Sebanyak 150 atlet tenis bertarung memperebutkan piala bergilir, dalam Turnamen Piala Walikota Kupang 2026. Kegiatan dibuka oleh Sekda Kota Kupang, Jefry Edward...