spot_img

Kartini Masa Kini dalam Pandangan Marthen Dira Tome

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com — Memperingati Hari Kartini, refleksi tentang peran perempuan kembali mengemuka. Bupati pertama Kabupaten Sabu Raijua, Marthen Dira Tome, memandang sosok Raden Ajeng Kartini bukan sekadar pahlawan sejarah, melainkan simbol harapan yang terus hidup bagi perempuan Indonesia masa kini.

Menurut Marthen, Kartini adalah “nyala” yang tidak boleh padam oleh situasi apa pun, termasuk kondisi sosial yang belum sepenuhnya berpihak pada kepentingan perempuan. Ia menilai, semangat Kartini harus terus dirawat sebagai kekuatan moral yang mendorong perempuan untuk tetap bertahan dan berkembang, bahkan ketika menghadapi tekanan hidup yang berat. “Nyala itu tidak boleh mati hanya karena datangnya malam dalam kehidupan,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa pada masanya, Kartini harus berhadapan dengan keterbatasan ruang gerak akibat budaya dan sistem sosial yang membatasi perempuan. Namun, dari keterbatasan tersebut, Kartini justru mampu membuka jalan terang bagi generasi setelahnya. Perjuangan untuk kesetaraan antara laki-laki dan perempuan yang dahulu terasa mustahil, kini semakin nyata dalam berbagai aspek kehidupan.

Marthen menilai, perubahan zaman menuntut perempuan untuk tidak berhenti bergerak. Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, perempuan diharapkan hadir dan berperan aktif di berbagai lini, baik dalam lingkup keluarga maupun ruang publik. “Perempuan adalah nyala harapan dalam sebuah keluarga. Tanpa nyala itu, rumah tangga bisa tenggelam dalam kegelapan, sekalipun berada dalam kemewahan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peran perempuan saat ini tidak lagi terbatas pada ranah domestik. Perempuan memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi, mulai dari sektor pertanian hingga posisi strategis dalam kepemimpinan. “Perempuan harus hadir di setiap ruang kehidupan, dari kebun sayur hingga meja pimpinan,” tegasnya.

Momentum Hari Kartini, menurut Marthen, menjadi pengingat bahwa perjuangan kesetaraan belum sepenuhnya selesai. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus membuka ruang dan kesempatan yang adil bagi perempuan agar dapat berkembang dan berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan bangsa.(jrg)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...

Piala Bergilir Wali Kota Kupang, 150 Atlet Tenis Bertarung di Tiga Lapangan

Kupang, seputar-ntt.com -- Sebanyak 150 atlet tenis bertarung memperebutkan piala bergilir, dalam Turnamen Piala Walikota Kupang 2026. Kegiatan dibuka oleh Sekda Kota Kupang, Jefry Edward...