spot_img

Pengembalian Dana PEM Mengalami Peningkatan

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Pengembalian Dana Pemberdayaan Ekonomi Mayarakat (PEM) sebesar Rp. 25 milliar lebih  yang telah digulirkan kepada  penerima manfaat bagi warga Kota Kupang  mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Demikian dikatakan kepala BPMK Kota Kupang, Felisberto Amaral kepada wartawan di kantornya, Kamis (17/11/2016).

Amaral menjelaskan, program Pemerintah Kota Kupang dalam meningkatkan usaha masyarakat melalui dana PEM yang telah dimulai sejak tahun 2013 hingga saat ini dari jumlah dana sebesar  Rp. 25 milliar lebih yang telah dilakukan penguliran dalam pengembaliannya mengalami peningkatan menjadi menjadi Rp. 58 milliar.

“Dari Rp.25 milliar lebih yang telah dilakukan penguliran dari LPM ditingkat kelurahan masing-masing  kepada masyarakat untuk dimanfaatkan mengalami peningkatan menjadi sudah meningkat menjadi Rp. 58 milliar.Memang dilihat permintaan reverifikasi dari masyarakat kini kian meningkat seiring dengan jumlah dana yang dikembalikan dari masyarakat,” lanjut  Amaral.

Untuk itu saat ini, Amaral menyebutkan ada lima kelurahan yang dilakukan revereifikasi yakni Kelurahan Merdeka, NBS, Penkase, Alak dan Kelurahan Naikolan.  Jumalah penerima dana PEM secara keseluruhan  hingga saat ini hampir 12 ribu penerima manfaat.

“Dalam penguliran dana PEM ini, tentunya perlu dilihat perkembangan usahan  dari si penerima, sehingga untuk saat ini tim ahli sementara mengumpulkan data dari pelaku usaha guna mengetahui  sejauhmana tingkat perkembangannya, karena untuk tahun lalu dilihat mengalami peningkatan pada usaha para  penerima manfaat PEM  mencapai 60 sampai 70 persen, tetapi saya yakin untuk  tahun ini  perkembanagn usaha para pelaku penerimaa manfaat akan meningkat,” kata Amaral.

Disinggung soal BPMK akan ditiadakan, Amaral mengatakan, saat ini akan masuk dalam  masa transisi pada bulan Desember, sehingga sesuai PP 18 pemberdayaan masyarakat dialihkan ke kecematan, tetapi  berkaitan dengan pengelolaan dana PEM tentunya  akan diatur tersendiri oleh Walikota melalui Sekda nantinya.

“Berkaitan dana PEM Kita saat ini kita menunggu, karena pak wali masih  sedang masa cuti dan setalah cuti selesai baru ditata secara berlahan-lahan, guna pengalihan berjalan dengan baik dan mekanisme pengelolaan dana PEM bisa lebih baik, sehingga masyarakat dan LPM diharapkan bisa tenang dan menunggu,” pita Amaral.(rif)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...

Piala Bergilir Wali Kota Kupang, 150 Atlet Tenis Bertarung di Tiga Lapangan

Kupang, seputar-ntt.com -- Sebanyak 150 atlet tenis bertarung memperebutkan piala bergilir, dalam Turnamen Piala Walikota Kupang 2026. Kegiatan dibuka oleh Sekda Kota Kupang, Jefry Edward...