spot_img

Sakit Serius, Daniel Adoe Batal Diperiksa

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Mantan Wali Kota Kupang Daniel Adoe yang telah ditetap menjadi tersangka korupsi pengadaan buku pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga di Kota Kupang oleh Kejaksaan Tinggi NTT, dipastikan batal diperiksa, karena masih menderita sakit serius.

“Klien kami masih mengalami sakit serius karena itu, dipastikan tidak bisa hadiri pemeriksaan sebagai tersangka pada Kamis 5 Desember 2013,” kata Ketua Tim Kuasa Hukum Daniel Adoe, Lorens Mega Man di Kupang, 4 Desemebr 2013 saat dihubungi berkaitan dengan pemeriksaan kliennya 5 Desember 2013.

Lorens Mega Man mengaku, telah menerima surat panggilan kepada kliennya, Senin 2 Desember 2013. Namun demikian, karena kondisi kesehatan kliennya yang belum pulih, maka dipastikan tidak bisa memenuhi panggilan jaksa penyidik tersebut.

Menurut Lorens Mega Man, kliennya Daniel Adoe masih mengalami sakit jantung dan sedang dirawat intensif di rumah sakit Siloam Surabaya. Bukan hanya itu, Daniel Adoe juga menderita hipertensi.

“Karena itu, pada jadwal pemeriksaan besok kami akan menghadap jaksa penyidik dan menyerahkan surat keterangan soal kondisi kesehatan klien kami,” kata Lorens Mega Man.

Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Mangihut Sinaga, melalui Kepala Seksi Penegakan Hukum dan Humas Kejati NTT Ridwan Angsar, terpisah mengaku belum ada konfirmasi soal ketidakhadiran Daniel Adoe, tersangka pengadaan buku pada Dinas Pendidikan Olahraga tahun 2010, senilai Rp2,6 miliar.

Menurut dia, sesuai dengan aturan yang ada, penyidik memiliki kewenangan untuk menghormati alasan ketidakhadiran terperiksa, pada saat jadwal pemeriksaan. Namun hal itu, harus juga didasari dengan sejumlah alasan yang kuat, dan bisa dipertanggung jawabkan.

“Jika ketidakhadirannya diserta alasan kuat, kita akan maklumi. Namun jika tidak, maka kita akan gunakan upaya paksa,” katanya.

Daniel Aode, ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur dalam proyek pengadaan buku pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, tahun 2010 senilai Rp2,6 miliar.

Daniel Adoe disangkakan telah mengintervensi panitia pengadaan, untuk menetapkan kontraktor pemenang, yang pada akhirnya proyek itu bermasalah.(joe)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...

Piala Bergilir Wali Kota Kupang, 150 Atlet Tenis Bertarung di Tiga Lapangan

Kupang, seputar-ntt.com -- Sebanyak 150 atlet tenis bertarung memperebutkan piala bergilir, dalam Turnamen Piala Walikota Kupang 2026. Kegiatan dibuka oleh Sekda Kota Kupang, Jefry Edward...