spot_img

Ketua PKB NTT : Kita Berjuang Ada Orang NTT di Pusat

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTT, Yucun Lepa mengatakan, pihaknya akan memperjuangan supaya ada orang NTT di Pusat melalui Muktamar PKB yang akan digelar di Surabaya, Jawa Timur, pada 30 agustus hingga 1 September mendatang.

“Kita dari NTT sudah ada agenda yakni kita akan memperjuangkan supaya ada orang NTT yang duduk di pusat,” kata Yucun Lepa saat Jumpa Pers di Kantor PKB NTT, Kamis (28/8/2014).

Yucun mengatakan, saat muktamar nanti pihaknya akan berjuang supaya ada orang NTT yang masuk menjadi pengurus Partai di pusat. Demikian juga dengan orang NTT yang akan duduk di dalam pemerintahan seperti di Kementerian.

“Kalau di kementerian paling tidak ada yang jadi Dirjen atau Irjen. Demikian juga di Partai sehingga mereka bisa menjadi penyambung kita dari NTT dengan pusat, baik secara pemerintahan maupun secara partai,” ujarnya.

Yucun Lepa mengakui bahwa untuk menduduki posisi eselon I di kementerian sangat sulit bagi orang NTT sehingga diperlukan ada dukungan politik dari daerah lewat partai di Pusat. “Sulit bagi kita mau ketemu pemmbesar partai kalau orang kita tidak ada. Demikian juga dengan di Kementerian sehingga kita perlu dorong,” katanya.

Sebagai salah satu Partai Koalisi yang menang dalam hajatan Pilpres kali lalu, Yucun Lepa berharap agar suara-suara dari NTT bisa didengar oleh pusat. “Kita berharap apa yang kita perjuangkan bisa didengar,” katanya.

Dia juga menegaskan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTT telah sepakat akan mendukung kembali Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam forum Muktamar PKB yang akan berlangsung di Surabaya, Jawa Timur pada 30 Agustus hingga 1 September mendatang.

“Dalam Muktamar nanti kita PKB NTT telah bersepakat dalam musyawarah yang kita lakukan untuk mendukung kembali Cak Imin sebagai  Ketua Umum PKB periode 2014-2019,” kata Gus Cun, sapaan Akrab Yucun Lepa.

Yucun menjelaskan, 115 kader yang menjadi Pengurus  di 22 DPC dan DPW NTT yang akan menghadiri Muktamar PKB. “Tema Muktamar kali ini adalah Membumikan politik Rahmatan Lil Alamin atau rahamat bagi alam semeseta. Untuk itu kami turun Full Team dari NTT untuk Muktamar kali ini,” tambahnya.

Menurut Yucun Lepa, dukungan PKB NTT kepada Cak Imin ini dikarenakan melihat rekam jejak yang ada dari seorang Muhaimin Iskandar dalam memimpin PKB. PKB pernah menemui berbagai kemulut namun bisa keluar dan berhasil menempati urutan 5 besar sebagai peraih suara terbanyak dari 12 Partai Politik yang ikut Pemilu tahun 2014.

“Kita lihat saja rekam jejaknya beliau saat memimpin partai dimana saat Pileg kita berhasil menempati urutan 5 demikian juga di Pilpres kita berhasil menang saat mendukung Jokowi-JK,” jelasnya.(joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...