spot_img

Antisipasi Kebakaran, Dinas Kebersihan Kota Babat Semak Dipinggir Jalan

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran pada lahan kosong tepatnya di  jalan Piet A. Tallo,  maka  Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang lakukan pembabatan  semak belukar yang berada di  pinggiran jalan tersebut.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang, Obed  D.R. Kadji yang ditemui dilokasi saat melakukan pembersihan bersama para stafnya kepafa wartawan menuturkan, pembersihan atau pembabatan semak belukar yang tumbuh subur di lajan kosong di pinggir jalan ini dengan tujuan mengantisipasi kebekaran lahan  yang tidak disengaja dilakukan  oleh mereka yang tidak bertanggungjawab.

“Kondisi rumput yang tumbuh di lahan kosong dekat pinggir ini ada yang sudah kering sehingga pastinnya muda terbakar jika ada pejalan kaki atau pengendara yang melintas di jalan ini dengan tidak sengaja membuang puntung rokok yang masih ada api, maka pastinya akan mudah kebakar. Apa lagi dilihat lahan kosong yang dipenuhi semak belukar ada pemukiman perumahan sehinga perlu dilakukan langka atau upaya antisipasi,” jelas Obed ,Sabtu ( 29/4).

Obed menambahkan, selain antisipasi kebakaran, pembersihan semak belukar di pinggir jalan tersebut dimaksudkan agar jalan kembali indah dan terlihat lebar lagi. Karena tanaman liar ini beruapa alang-alang ini sangat menggangu jarak pandang pengguna jalan pastinya.

“Semak belukar yang dibiarkan tumbuh tinggi  ini jika tidak dibersihkan, jalan pun nampak semakin sempit. Maka dari itu, saya bersama selauruh staf  melakukan pembabatan semak belukar tersebut,” ujar Obed.

Bahkan kata Obed, apabila semak dan rumput yang ada dipinggir jalan itu dibiarkan, tentu  adanya  kecemasan dari pengguna jalan atas tindak kriminal  dan bahkan bisa juga jadi tempat buang sampah atau bangkai yang dapat menimbulkan aroma kurang sedap.

“Dalam penanganan masalah kebersihan dikota ini pastinya tidak dapat dilakukan oleh dinas kebersiahn secara sendiri, tapi peran serta dan kesedaran masyarakat juga sangat dibutuhkan. Hal ini seperti yang telah dilakukan pada memperingati Hari Bumi, dimana peran serta warga dalam membantu melakukan pembersihan di sepanjang pesisit pantai sangat bagus,” kata Obed.

Oleh kerana itu, pinta Obed kiranya upaya penanganan masalah kebersiahan akan lingkungan peran warga tidak hanya warga pesisir saja, tapi warga yang mediami di bantaram kali juga perlu menjaga kenesihan yakni jangan membuang sampah di bantaran kali. (rivlan hayon)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...