spot_img

Jasa Raharja Sumba Timur Tekan Angka Kecelakaan Lewat Koordinasi FKLLJ

Date:

Share:

Waingapu, seputarntt.com – Dalam upaya menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas, PT Jasa Raharja Kabupaten Sumba Timur turut aktif mengambil bagian dalam rapat koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLLJ) yang diselenggarakan di Cafe La Paranda, Kota Waingapu, pada hari Rabu, 28 Mei 2025.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh berbagai instansi terkait, yaitu Robby Praing selaku Kepala Bidang Lalu Lintas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Timur; Abraham FSB Lalu dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Sumba Timur; Samuel A. Wulang selaku KBO dan Oswaldus Susu selaku Kanit Gakkum dari Satlantas Polres Sumba Timur; dan Rahmadony, Penanggung Jawab Samsat Waingapu dari PT Jasa Raharja Kabupaten Sumba Timur.

Dalam forum tersebut, para peserta menyepakati perlunya penyamaan persepsi guna menyusun langkah-langkah strategis untuk mencegah kecelakaan. Diskusi mendalam menghasilkan komitmen bersama bahwa edukasi dan sosialisasi mengenai keselamatan berlalu lintas harus segera digalakkan. PT Jasa Raharja menegaskan bahwa edukasi masyarakat tidak hanya dilakukan dengan pemasangan spanduk di titik-titik rawan, melainkan juga dengan memperkuat kemitraan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai tindak lanjut, disepakati beberapa inisiatif penting. Di antaranya, pemasangan spanduk peringatan di lokasi rawan kecelakaan menjadi salah satu langkah awal yang akan dilaksanakan. Selain itu, kegiatan edukasi dan pemberian informasi keselamatan berlalu lintas akan rutin dilakukan di setiap Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Waingapu. Langkahlangkah ini diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan, khususnya di kalangan usia produktif, serta membangun budaya keselamatan yang lebih kuat di masyarakat.

“Kita harus berani mengambil langkah konkrit untuk membangun budaya keselamatan berlalu lintas yang berkesinambungan. Partisipasi semua pihak sangatlah penting dalam menekan angka kecelakaan. Melalui sinergi dan komitmen yang terpadu, kita dapat menciptakan kondisi jalan yang tidak hanya aman, tetapi juga nyaman bagi semua pengguna. Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusian. Wujudkan Sumba Timur tertib berlalu lintas.” ujar Rahmadony.

Sinergi antar instansi dan komitmen bersama untuk meningkatkan keselamatan jalan menjadi fondasi bagi terciptanya kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib di Kabupaten Sumba Timur. Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat terus berperan aktif dan menyumbangkan solusi nyata demi kesejahteraan masyarakat.(*)

 

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...