spot_img

Jumlah Penerbangan Secara Y – on – Y di NTT Naik 6,47 Persen

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com — Secara year on year (y-on-y) jumlah penerbangan angkutan udara pada Agustus 2025, naik sebesar 6,47 persen jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2024, yang berjumlah 3.557 penerbangan.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Statistik (BPS) NTT, Matamira Bangngu Kale dalam rilis virtual, Kamis (1/10/2025).

“Untuk jumlah penerbangan pada bulan Agustus 2025 naik sebesar 3,73 persen, jika dibandingkan dengan bulan Juli 2025 yang berjumlah 3.651 penerbangan,” kata Matamira.

Dikatakan Matamira, jika dilihat dari persentase perubahan jumlah penerbangan Agustus 2025, dibandingkan dengan Juli 2025, dua bandara dengan peningkatan tertinggi adalah Bandara A.A. Bere Tallo – Haliwen Atambua, Belu (61,54 persen), dan Bandara Lede Kalumbang, Sumba Barat Daya (28,19 persen).

“Sedangkan jika dilihat dari perubahan jumlah penerbangan, maka bandara dengan peningkatan jumlah penerbangan terbanyak adalah Bandara Komodo Labuhan Bajo, Manggarai Barat (106 penerbangan) dan bandara dengan penurunan jumlah penerbangan terbanyak adalah Bandara Hasan Aroeboesman, Ende (30 penerbangan),” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, jika dilihat dari jumlah penumpang angkutan udara, yang bepergian dari dan ke NTT pada bulan Agustus 2025 tercatat sebanyak 294.659 orang.

“Jumlah ini terbagi menjadi, 147.707 orang penumpang yang berangkat, dan 146.952 orang penumpang yang datang,” tambah Matamira.

Pada Agustus 2025, kata Matamira, empat bandara sipil dengan jumlah penumpang datang dan berangkat terbanyak, adalah Bandara Komodo Labuhan Bajo, Manggarai Barat (46,56 persen), Bandara Eltari, Kupang (33,49 persen), Bandara Lede Kalumbang, Sumba Barat Daya (7,74 persen), dan Bandara Hasan Aroeboesman, Ende (2,7 persen).

“Jumlah penumpang angkutan udara pada Agustus 2025 naik sebesar 2,5 persen, jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2024 yang berjumlah 287.460 Orang,” ungkap dia.

Ditambahkan Matamira, adapun jumlah penumpang pada bulan Agustus 2025, turun sebesar 3,45 persen, jika dibandingkan dengan bulan Juli 2025 yang berjumlah 305.183 orang.

“Jika dilihat dari persentase perubahan jumlah penumpang Agustus 2025 dibandingkan dengan Juli 2025, dua bandara dengan peningkatan tertinggi adalah Bandara A.A. Bere Tallo – Haliwen Atambua, Belu (9,04 persen), dan Bandara Gewayantana Larantuka, Flores Timur (4,89 persen),” ujar Matamira.

Sedangkan jika dilihat dari perubahan jumlah penumpang, kata dia, maka bandara dengan peningkatan jumlah penumpang terbanyak adalah Bandara Komodo Labuhan Bajo, Manggarai Barat (4.044 orang) dan bandara dengan penurunan jumlah penumpang terbanyak adalah Bandara Eltari, Kupang (10.689 orang). (joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...