spot_img

Kebakaran Kantor Gubernur Bukan Karena Arus Listrik

Date:

Share:

Kupang,Seputar NTT.com  – Kebakaran Kantor Gubernur NTT di Jalan Raya El Tari Kupang pada Jumat (9/8) silam bukan diakibatkan oleh arus pendek listrik atau korslet. Demikian hasil penyalidikan Laboratorium Forensik (Labfor) Denpasar Bali. Hal ini disampaikan Kapolda NTT melalui Kabid Humas Polda NTT, AKBP Okto G. Riwu kepada wartawan di Mapolda NTT, Rabu (28/8).

“Jadi Forensik telah menyampaikan pendapat atau hasil uji forensik. Dalam hasilnya dinyatakan bahwa peristiwa kebakaran itu bukan diakibatkan oleh sambungan listrik atau korslet,”katanya.

Menurut Okto, pihak Labfor telah menyampaikan hasil uji laboratorium ini ke Polda NTT pada Selasa (27/8) silam. Dengan hasil yang telah disampaikan tersebut, maka tugas selanjutnya dari penyidik adalah melakukan penyelidikan secara intensif terhadap peristiwa kebakaran yang telah menghanguskan kantor Gubernur NTT.

“Sesuai dengan standar penyelidikan, maka akan dilakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) dan bukti-bukti,” katanya.

Dari hasil pulbaket tersebut nantinya, lanjut Okto Riwu, akan dijadikan bukti untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Untuk itu maka dalam kasus ini, penyidik perlu pendalaman atau investigasi lanjutan.

“Untuk sampai pada kesimpulan maka perlu dilakukan penyelidikan dan investigasi yang lebih mendalam. Intinya bahwa hasil Labfor bahwa kebakaran ini bukan karena arus pendek listrik atau korslet,” tegasnya.

Disinggung apakah nanti para sakasi yang telah memberikan keterangan sebelumnya akan dipanggil lagi, Okto Riwu mengatakan, siapaun nanti yang keterangannya dibutuhkan oleh penyidik amaka dipanggil kembali. Demikian juga dengan mereka yang kemarin sudah diambil keterangannya bisa saja dipanggil ulang jika diperlukan.

“Kalaupun yang dipanggil kemarin itu dirasa bahwa keterangannya masih dibutuhkan atau keterangannya belum mendalam maka tentu saja akan diapnggil lagi. Demikian juga dengan pihak lain yang dianggap lebih tahu soal peristiwa itu maka kita akan panggil lagi”ungkapnya.

Menurut dia, hingga kini sudah ada sejumlah PNS lingkup Pemerintah Provinsi yang sudah dipanggil dan diperiksa untuk kepentingan pengumpulan bahan dan keterangan. Sejumlah PNS itu masing-masing, Kepala Biro Hukum Setda NTT, Jhon Haula, Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan Yovita Anike Mitak, Pelaksana Tugas (Plt) Biro Ekonomi Andreas Jehalu, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Abraham Maulak, dan sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Untuk diketahui, kebakaran kantor gubernur NTT pada Jumat (9/8) silam ini menghanguskan ruang kerja dan ruang penerima tamu Gubernur, Wakil Gubernur, Biro Pemberdayaan Perempuan, Biro Administrasi Pembangunan, Biro Hukum, dan Biro Ekonomi. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. (joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...