spot_img

Pemkot Dapat Empat Miliar Untuk Bangun PLPBK

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Tahun ini Kota Kupang mendapatkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 4 miliar untuk proyek Penataan Lingkungan Pemukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) di empat titik. Empat titik itu terletak di Kelurahan Namosain, Naikoten, Oesapa dan Kuanino.

Ivan Idory tim Leader Konsultan Manajemen Wilayah VII Provinsi Nusa Tenggara Timur yang ditemui, Selasa (6/10/2015) di arena pantai Namosain yang mulai dibangun menjelaskan, pemerintah ingin menata berbagai kawasan pemukiman yang masih termasuk kawasan kumuh.

Kawasan kumuh seperti di beberapa titik di Kota Kupang termasuk kawasan pantai Namosain dan pantai Oesapa harus dibangun agar bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang berdampak ekonomi juga hiburan kepada masyarakat.

“Kita tata kawasan pantaii Namosain ini untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat di kelurahan Namosain. Kalau selama ini pantai ini hanya menjadi tempat pembuangan sampah termasuik tempat BAB (buang air besar) kita harus tata agar di tempat ini bisa tumbuh berbagai kegiatan masyarakat yang berdampak ekonomi juga tempat hiburan dan rekreasi bagi masyarakat,” katanya usai peletakan pembangunan proyek PLPBK).

Dikatakannya, dana sebesar Rp 1 miliar untuk proyek di kawasan pantai Namosain ini tentu akan ditambah dengan sharing dana dari Pemerintah Kota Kupang.

“Dana sebesar Rp 1 miliar itu sudah masuk ke rekening Badan Kemandirian Masyarakat (BLM) kemudian akan disalurkan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang sudah terbentuk sebanyak 11 KSM. Masing-masing KSM itu akan melaksanakan satu paket pekerjaan,” katanya.

Ivan menyebutkan, sebelas paket pekerjaan itu antara lain pembangunan gapura, saluran, pembangunan lopo dan pekerjaan paving serta pekerjaan lainnya. Lama pekerjaan sesuai kesepakatan bersama adalah selama satu bulan.

“Hanya sebulan saja pekerjaan itu harus sudah diselesaikan. Ini keputusan dihasilkan dalam rapat bersama, sehingga ketika musim hujan tiba lokasi itu sudah dibangun,” katanya.

Camat Alak, Ridhon A. Bire mengakui, masyarakat Namosain dibawah kendali lurah Namosain Rofinus Markus cepat sekali menangkap peluang itu. Setelah mereka mengetahui adanya kucuran dana proyek PLPBP, mereka langsung membuat proposal dan akhirnya ditanggapi dengan baik. (riflan hayon)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...