spot_img

Polemik Happy Puppy, Dewan Tuding Walikota Piln-Plan

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – DPRD Kota Kupang menuding Walikota Kupang, Jonas Salean, terkait polemik tempat karaoke keluarga happy puppy. Tudingan ini datang dari Anggota Komisi I DPRD Kota, Adrianus Talli.

“Kami anggap Walikota plin-plan soal happy puppy. Tempat itukan sudah ditutup kenapa dibuka kembali,” kata Adi Talli kepada Wartawan di Kantor DPRD Kota Kupang, Kamis, (3/3/2016).

Karena itu, dia meminta pemerintah untuk tegas terkait ijin yang dikeluarkan bagi Happy Puppy. Awaknya, ijin di lokasi itu untuk pembangunan rumah toko (Ruko), tapi sekarang malah dibuka tempat hiburan.

“Pemerintah harus konsekuen dalam hal itu. Jika tidak sesuai ijin awal, maka harusnya happy puppy ditutup,” tegasnya.

Sebelumnya, Walikota Kupang, Jonas Salean mengatakan happy puppy tetap beroperasi karna telah memiliki izin resmi. “Happy Puppy tetap beroperasi, karena katongi ijin,” kata Jonas Salean usai pertemuan dengan tokoh masyarakat dan pemilik Happy Puppy, Rabu, (2/3/2016).

Menurut dia, penolakan dari masyarakat hanya sepihak, karena tidak semua masyarakat di Kuanino menolak keberadaan happy puppy, karena hanya RT setempat yang menandatangi penolakan Happy Puppy. “Warga tidak tanda tangan hanya RT saja,” katanya.

Untuk menyelesaikan persoalan itu, kata Jonas, pihaknya akan membentuk tim yang melibatkan pihak gereja, masyarakat dan happy puppy untuk melakukan verifikasi terkait ijin dan penolakan masyarakat. “Tim ini akan bekerja selama satu minggu,” katanya.

Ketua majelis jemaat Koinonia, Pendeta Yabes Abraham Runesi mengatakan gereja Koinonia dengan tegas menolak keberadaan Happy puppy di daerah itu. Karena sangat menganggu peribadatan di gereja tersebut. “Pada dasarnya kami menolak keberadaan Happy Puppy di daerah itu,” katanya.

Bahkan, dia mengancam akan mengajak masyarakat untuk menutup paksa Happy Puppy, dan jika terjadi konflik sosial, maka pemerintah harus bertanggujawab. “Kami laporkan masalah ini ke Sinode GMIT,” katanya. (joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...