spot_img

Soal Bansos, Kapolres Alor : Jangan Memanfaatkan Keadaan Ditengah Bangsa Lagi Susah

Date:

Share:

Kalabahi, seputarntt.com – Mabes Polri memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan pengawasan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19.

Sebagai tindak lanjutnya, Kapolres Alor, AKBP. Dermawan Marpaung, S.I.K, M.Si mengatakan telah dibuat spanduk yang ditempatkan dibeberapa titik keramaian agar masyarakat bisa melapor jika ada penyimpangan.

“Spanduknya ada di depan kantor bupati, pasar kadelang, pasar terbakar dan lapangan mini kalabahi. Di spanduk tersebut ada tertulis email dan nomor whatsapp (WA) anggota saya,” kata Kapolres diruang kerjanya, Senin, 18/5/2020 siang.

Dikatakannya, jika ada laporan maka pihaknya akan serius menanganinya karena ini perintah presiden melalui Kapolri.

“Masyarakat sudah susah terhimpit dengan covid-19, jangan ditambah lagi dengan mengambil, memotong apalagi menggelapkan hak mereka. Jangan main-main, ketahuan saya sikat,” tegas Marpaung.

Pria penggemar sepak bola ini juga merasa kesal dengan Dinas Sosial Kabupaten Alor yang enggan memberikan data kepada pihak Polres untuk disinkronisasi.

“Aku minta datanya agar aku mau data warga diluar dari data mereka. Nggak mau mereka, alah mereka yang minta data dari polres untuk dicocokan dengan data mereka. Ini gak terbalik apa. Kalau begitu saya makin curiga, ini sama halnya dengan menentang saya ini,” ujarnya.

Marpaung Menjelaskan, data yang diminta itu untuk bisa saling koreksi sehingga potensi penyelewengan, pendobelan, data fiktif dan lainnya bisa diminimalisir.

“Kalau tidak mau saya prosedur saja. Jadi nanti tim yang dibentuk ada dasarnya saya buat. Kalau bersih ngapain risih. Kalau gini ceritanya, mereka bisa repot saya buat. Jangan aampai data ini saya kirim ke Polda, Kalian pasti dipanggil,” kata Dermawan Marpaung.

Dirinya juga menyampaikan jika pihaknya sudah mendapatkan data indikasi penyelewengan seperti pendobelan nama, orang yang sudah meninggal dan sebagainya.

“Yang aneh itu, semua penerima berjenis kelamin perempuan. Emang bansos itu buat perempuan doang. Sekali lagi janganlah memanfaatkan keadaan ditengah bangsa ini lagi susah dengan covid-19,” pungkas Kapolres Alor. (*Pepenk).

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...