spot_img

Tim Sanitasi Bandung Pelajari Sistem Sanitasi Masyarakat Oben

Date:

Share:

Oelamasi, seputarntt.com – Walaupun dengan segala keterbatasan namun masyarakat Kabupaten Kupang mampu menunjukkan kepada dunia luar bahwa keterbatasan yang ada bukan penghambat menyukseskan program sanitasi demi peningkatakan derajat kesehatan mereka.

Terbukti, Selasa (23/9/2014) rombongan tim Sanitasi Provinsi Jawa Barat datang ke Desa Oben Kabupaten Kupang hanya untuk melihat dari dekat sistem yang digunakan pemerintah dan masyarakat setempat sehingga sukses menyelenggarakan program sanitasi sehingga derajat kesehatan masyarakat di wilayah itu semakin baik.

Rombongan tim sanitasi Jawa Barat berjumlah 16 orang dipimpin Asisten II Setda Kabupaten Bandung, Dodo Suhendar.

Ketika berbicara saat ramah tamah di rumah jabatan Bupati Kupang, Selasa (23/9/2014) malam, Dodo Suhendar mengatakan, tim Sanitasi Kabupaten Bandung yang dipimpinnya berkunjung ke Desa Oben untuk mempelajari sistem yang digunakan pemerintah dan masyarakat setempat sehingga program sanitasi dalam masyarakat bisa sukses dan derajat kesehatan masyarakatnya menjadi semakin baik.

Menurut Dodo, berdasarkan hasil kunjungan ke Desa Oben dirinya memberi apresiasi tinggi kepada warga Desa Oben dan masyarakat Kabupaten Kupang pada umumnya yang dengan segala keterbatasan yang dimiliki mampu menyukeskan program sanitasi.

“Masyarakat Oben walaupun hanya bermodalkan karakter masyarakat sendiri yang peduli terhadap masalah sanitasi namun mereka mampu menjalankannya dengan sepenuh hati hingga sukses,” ungkap Dodo.

Kadis Kesehatan Kabupaten Bandung, Ahmad Gustiadi dalam kesempatan ini mengatakan, setelah berkunjung ke Desa Oben, Pemkab Bandung berniat serius untuk belajar lebih jauh dari Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang yang telah berhasil menjalankan program sanitasi.

“Saya memberi apresiasi tinggi terhadap masyarakat Kabupaten Kupang, khususnya masyarakat Desa Oben terutama atas kemandirian dan kebersamaan serta kreatifitas mereka yang telah menyukseskan program sanitasi secara swadaya, termasuk manejemen pengelolaan air secara efisien,” ungkap Gustiadi.

Sedangkan Bupati Kupang Ayub Titu Eki mengaku menyambut baik kunjungan tim sanitasi dari Pemkab Bandung yang berniat belajar di Kabupaten Kupang dengan segala keterbatasan yang dimiliki masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kupang.

Karena itu, kunjungan tim dari Kabupaten Bandung tersebut hendaknya bisa menjadi kunjungan yang menguntungkan ke 2 Pemerintahan, terutama saling tukar informasi bagi perkembangan pembangunan di ke 2 wilayah tersebut kedepannya.(sho)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...