spot_img

Warga Sikumana Terima PMT, Wujud Peduli Stunting dari TP PKK NTT

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menaruh perhatian serius terhadap gizi anak. Hal ini juga turut dilakukan lembaga yang dipimpin Julie Sutrisno Laiskodat agar NTT keluar dari masalah stunting.

Rabu (10/8/2022) siang, istri Gubernur NTT itu memimpin rombongan TP PKK NTT berkunjung ke Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang sekalugus menyerahkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak-anak, ibu hamil dan warga termasuk warga lanjut usia (lansia).

PMT yang diserahkan saat itu berupa Garam Yodium, teh kelor, anakan kelor, dan nutrisi untuk ibu hamil dan anak-anak. Turut menyaksikan penyerahan bantuan tersebut Ny. Maria Fransisca Nai Soi – Djogo dan Lurah Sikumana Getruida Isabel, serta sejumlah warga Kelurahan Sikumana.

Julie Sutrisno Laiskodat pada kesempatan itu mengatakan gizi anak merupakan hal paling penting dan utama, karena generasi muda NTT yang dilahirkan harus sehat dan cerdas. Dengan demikian, maka akan tumbuh generasi muda yang dapat ikut membangun daerah dan bangsa ini.

Sosok yang akrab disapa Bunda Julie itu juga mendorong warga Kelurahan Sikumana untuk menanam serta mengkonsumsi kelor. Menurutnya, kelor memiliki kandungan gizi yang cukup baik yang dapat menunjang gizi dan pertumbuhan anak.

“Lurah kalau bisa kumpulkan semua RT dorong warganya untuk tanam kelor. Nanti akan ada tim yang bantu warga untuk beri pelatihan terkait cara pengolahan kelor,” ungkap anggota Komisi IV DPR RI ini.

Sementara Ny. Maria Fransisca Nai Soi – Djogo yang ikut menyerahkan bantuan tersebut juga mendorong warga untuk selalu memperhatikan gizi anak, salah satunya dengan kelor. Karena menurut dia, anak-anak adalah harapan masa depan NTT dan bangsa ini.

“Kalau anak-anak tumbuh sehat dan cerdas, tentunya bisa ikut berkontribusi positif bagi daerah ini. Untuk itu sangat penting untuk diperhatikan sejak dini,” ujar istri Wakil Gubernur NTT Josef A. Nai Soi ini.

Sementara Lurah Sikumana Getruida Isabel mengapresiasi perhatian TP PKK Provinsi NTT melalui Julie Sutrisno Laiskodat. Menurutnya, program yang digagas TP PKK NTT sangat luar biasa dan dirinya merasa bangga karena Julie Sutrisno Laiskodat turun langsung menyerahkan bantuan nutrisi untuk kedua kalinya di Kelurahan Sikumana.

Dia membeberkan, terdapat 250 penerima bahan nutrisi dari TP PKK NTT. Sesuai arahan Bunda Julie, Getruida berjanji akan mendorong warganya untuk dapat menanam kelor sebagai nutrisi tambahan untuk menunjang gizi dan tumbuh kembang anak, melalui kelompok yang akan dibentuk.

“Hal ini menjadi inovasi yang baik dari TP PKK Provinsi NTT yang sangat bermanfaat bagi warga,” pungkasnya. (*)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...