spot_img

Forum Lalu Lintas SBD: Kolaborasi untuk Jalan yang Lebih Aman

Date:

Share:

Tambolaka – seputarntt.com Forum Komunikasi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLL) Kabupaten Sumba Barat Daya kembali menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Aula Hotel Sinar Tambolaka. Pertemuan ini menegaskan komitmen bersama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih tinggi di wilayah tersebut.

Rapat yang dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Sumba Barat Daya, AKP Elias Ballo, SH, dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, Bapenda, UPTD Pendapatan Daerah, serta unsur penegak hukum dari Polres Sumba Barat Daya.

Dalam paparannya, Kasat Lantas menyampaikan bahwa sepanjang Januari hingga Oktober 2025 telah terjadi 64 kasus kecelakaan lalu lintas, dengan korban meninggal dunia sebanyak 26 orang dan kerugian material mencapai Rp112 juta. “Faktor utama kecelakaan adalah rendahnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara, terutama di kalangan pelajar,” tegasnya.

Sorotan dan Usulan Strategis

Beberapa poin penting yang mengemuka dalam diskusi antara lain:

• Perlunya pemasangan rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan di titik rawan kecelakaan, khususnya di depan RS Karitas Weetabula.

• Kebutuhan akan transportasi khusus pelajar untuk mengurangi penggunaan sepeda motor oleh siswa.

• Pentingnya edukasi keselamatan berlalu lintas secara rutin di sekolah dan desadesa.

• Koordinasi intensif antarinstansi, termasuk sinergi dengan Jasa Raharja dalam penanganan korban kecelakaan.

Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Barat Daya akan berkoordinasi dengan pihakpihak terkait untuk pemasangan rambu-rambu jalan di titik rawan laka dalam kota dan pelaksanaan uji KIR terhadap angkutan di wilayah Sumba Barat Daya untuk memastikan keselamatan Transportasi sebagai bagian upaya preventif

Sementara itu, Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Sumba Daya, Khairuddin Anwar Ali menekankan pentingnya pendekatan edukatif dan preventif. “Kami mendorong pelaksanaan sosialisasi di sekolah-sekolah dan desa, serta pelatihan pertolongan pertama garurat di titik rawan laka,” ungkapnya.

Kesepakatan Bersama

Forum menyepakati sejumlah langkah konkret, antara lain:

• Mengadakan Sosialisasi keselamatan berlalu lintas secara rutin di desa/kecamatan atau instansi Pendidikan yang menjadi titik rawan kecelakaan wilayah SBD.

• Melakukan pelatihan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) kepada msayarakat di titik rawan kecelakaan;

• Pemasangan rambu-rambu, spanduk himbauan keselamatan berkendara dan berlalu lintas di titik rawan kecelakaan dan titik kemacetan yang sering menimbulkan kecelakaan.

• Pemasangan lampu penerang jalan di sepanjang jalan di ruas jalan depan RS Karitas weetabula

.

Melalui sinergi lintas sektor yang telah terbangun dalam Forum Komunikasi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini, Kabupaten Sumba Barat Daya menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan jalan yang lebih aman, tertib, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Diharapkan, langkah-langkah konkret yang telah disepakati—mulai dari edukasi pelajar, perbaikan infrastruktur, hingga penegakan hukum yang lebih tegas—dapat menjadi titik balik dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah ini.(*)

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...