spot_img

Guru SDK Bhaktyarsa Tewas Kesetrum di Loteng Biara

Date:

Share:

Maumere,seputarntt.com – Nasib naas menimpa Wilibordus, Guru olahraga SDK Bhaktyarasa Maumere pasalnya ia harus meregang nyawa setelah terkena setrum di loteng Rumah Formasi Biara Pater Barnabita, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kamis (6/4/2017) sore.

Wilibordus diketahui tewas setelah beberapa orang calon imam Katolik yang menghuni biara tersebut berusaha mencarinya untuk memberi tahu kalau HP miliknya berdering namun tidak menemukannya. Keberadaannya diketahui ketika para Calon Imam tersebut melihat ada cahaya lampu senter dari atas loteng kamar tidur bangunan yang baru selesai dibangun dua bulan silam itu.

Demikian diungkapkan Pastor pembina Rumah formasi St. Fransiskus Bianchi Maumere, Pater Jose Lito Ortega ketika ditemui seputarntt.com di lokasi kejadian.

“Pak Wili yang memasang instalasi listrik di bangunan baru kami ini. Kami juga tidak tahu kejadian tewasnya beliau kapan karena sehabis doa sore tadi beberapa seminaris mencarinya untuk beritahukan kalau hand phone berbunyi. Mereka panggil-panggil tetapi tidak ada jawaban. Saat mereka menoleh ke atas loteng ada sinar lampu senter miliknya. Lalu mereka cek di loteng ternyata beliau sudah tidak bernyawa lagi,” tutur pastor asal Filipina ini.

Dikatakan Pater Jose, Wilibordus naik ke atas loteng untuk memasang jaringan bagi dua lampu sorot yang digunakan untuk penerangan lapangan badminton.

“Dia datang pasang lampunya sore hari sekitar jam 4 sore tetapi belum turun hingga kami selesai doa. Makanya kami cari beliau,” katanya.

Pantauan seputarntt.com,  di lokasi kejadian banyak warga yang berdatangan untuk menyaksikan upaya aparat Kepolisian Resort Sikka menurunkan jenazah dari atas loteng. Usai diturunkan jenazah Wilibordus langsung dibawa ke RSUD.TC. Hillers Maumere untuk divisum.

Sempat Ada Cekcok dengan Istrinya

Sementara itu, salah satu kerabat dan tetangga korban yang ditemui di ruang jenazah RSUD TC. Hillers Maumere menuturkan kalau almarhum sempat cekcok dengan istrinya di rumah. Bahkan mereka juga sempat akan bercerai. Diduga persoalan tersebut menjadi salah satu pemicu

“Almarhum ini sudah sangat akrab dengan banyak orang dan kami sudah tahu kalau beliau ahli dalam bidang listrik . bahkan dia sering bantu PLN kalau mereka kesulitan. Kalau dia sampai kena setrum berarti bisa jadi karena beliau pikiran dengan masalah di rumah. Ini pelajaran bagi kami untuk membina rumah tangga kami,” ujarnya

Ia menambahkan, almarhum adalah sosok yang murah senyum dan tergolong pribadi yang familiar dengan semua orang. Kepergian Wilibordus, lanjutnya merupakan pukulan hebat bagi semua orang yang mengenalnya.

“selamat jalan om Wili. Semoga bahagia di surga,” ucapnya singkat.(chs)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...