spot_img

Kader PKK Kota Kupang Harus Mampu Tingkatkan Kualitas

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com–Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Kupang harus mampu meningkatkan kualitasnya, baik secara organisasi maupun perorangan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Clementina R. N. Soengkono yang mewakili Walikota Kupang menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan Latihan Pengelolaan Program dan Penyuluhan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (LP3 PKK) bagi kader PKK Kota Kupang, bertempat di Aula Rumah Jabatan Wali kota Kupang, Rabu (10/7/2019).

Clementina mengakui kehadiran PKK dengan program-program kerjanya, selaras dengan program pemerintah dalam mewujudkan keluarga sejahtera.
“Untuk mencapai keluarga sejahtera, maka PKK harus mampu meningkatkan kualitasnya baik secara organisasi maupun perorangan,” ungkapnya.

Berkenan dengan hal itu, kata Clementina, diperlukan pemantapan pengelolaan gerakan PKK, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, agar ebih berdaya guna.

“Pelatihan ini merupakan wadah peningkatan kemampuan dan keterampilan, serta berbagai informasi terkait gerakan PKK yang terus menerus mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan zaman,” paparnya.

Pihaknya berharap kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk saling berdiskusi, membangun kerja sama serta mencari solusi untuk setiap permasalahan yang dihadapi.

Jeriko juga mengajak semua yang hadir, untuk mendukung program pembangunan yang sudah berjalan di Kota Kupang melalui ide, kritik, dan saran yang konstruktif.

“Karena membangun Kota Kupang bukan merupakan tanggung jawab pemerintah kota semata, namun merupakan tanggung jawab kita semua demi mewujudkan masyarakat Kota Kupang yang maju, mandiri dan sejahtera,” tambahnya.

Sebelumnya Ketua Panitia, Yermiyanti Dima, dalam laporannya mengatakan, pelatihan ini menggunakan pendekatan ‘andragogi’, mengutamakan partisipasi dari peserta.

“Materi ini disajikan sebagai penguatan, sedangkan porsi yang lebih besar diberikan dalam bentuk diskusi, penugasan, simulasi dan atau praktik,” tandasnya.

Yermiyanti mengingatkan agar semua tugas atau praktik yang diminta oleh Instruktur harus dipenuhi, sebagai bagian dari proses pencapaian kompetensi lulusan, strategi penyampaian materi dilakukan dengan ceramah, simulasi, permainan, diskusi dan tanya jawab, penugasan, presentasi, dan evaluasi.

Peserta LP3PKK sebanyak 57 orang yang berasal dari 51 Kelurahan se Kota Kupang, dan enam Kecamatan se Kota Kupang dengan kriteria peserta Ketua/Sekretaris atau Ketua Pokja TP. PKK Kelurahan/Kecamatan yang belum pernah mengikuti LP3 PKK. (joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...