spot_img

MUI Alor Minta Masyarakat Jaga Kamtibmas Pada Perayaan Hari Besar Keagamaan 2026

Date:

Share:

Kalabahi, seputar-ntt. com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Alor, Muhammad Bere meminta kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) pada perayaan hari besar keagamaan 2026.

Menurutnya, ada tiga hari besar keagamaan dalam perayaan dan pelaksanaannya bertemu dalam satu irisan waktu yang saling berdekatan sehingga perlu peran serta warga untuk menjaganya.

“Ada Imlek, Bulan Suci Ramadhan serta Pra Paskah (Rabu Abu). Untuk itu mari kita saling mendukung agar dalam pelaksanaan hari besar ini bisa berjalan dengan aman, damai dan tertib,” kata Bere, Senin 16/2/2026 pagi.

Lanjutnya, dengan menciptakan suasana yang kondusif dalam perayaan ketiga hari besar keagaaman ini menunjukkan bentuk toleransi, dan saling mendukung antara satu dengan yang lain.

“Marilah kita jaga keamanan di Alor dalam bingkai ite kakang aring, tara miti tomi nuku, tenangeli mulenoa yang telah diwariskan leluhur, ” tegas Ketua MUI.

Selain itu, Muhammad Bere juga juga meminta kepada masyarakat untuk menjadikan perayaan hari besar keagamaan ini untuk merekatkan kembali hubungan sosial kemasyarakatan yang akhir-akhir ini renggang.

“Gunakan momentum yang baik ini agar daerah kita utuh, bersatu kembali dan tidak bercerai berai. Ini menjadi tugas kita bersama seluruh unsur masyarakat Kabupaten Alor, ” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan toleransi dan kerukunan dapat diwujudkan dengan menghidupkan nilai gotong royong, menjaga stabilitas, serta bersama-sama melawan berbagai penyakit sosial masyarakat seperti peredaran miras yang belum terkendali secara baik.

“Jadikan perayaan hari besar ini dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat kepedulian sosial kita, serta menjauhi segala perbuatan negatif yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan norma sosial, ” tambah Muhammad Bere.

Di kesempatan ini, Ketua MUI Alor kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat ikut menekan potensi kerawanan disetiap wilayahnya, dan menghindari segala bentuk provokasi.

“Salah satu hal yang perlu dijaga dan diwaspadai adalah bijak dalam bermedia sosial. Tidak boleh menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya sehingga tidak memicu kesalahpahaman antar kelompok masyarakat, ” harapnya.

Menyikapi fenomena tawuran antar pemuda yang pernah terjadi di Kabupaten Alor, mantan alumni Universitas Muhammadiyah Malang ini menjelaskan, banyak hal negatif yang diperoleh dari kejadian ini.

“Akan terjadi banyak kerusakan di lingkungan, cendera bahkan bisa menyebabkan kematian, reputasi daerah menjadi buruk serta memperparah pengaruh buruk pada anak dan remaja yang terlibat. Tawuran tidak menyelesaikan masalah, malah bisa memperburuk situasi. Mari duduk bersama mencari solusi damai dan konstruktif untuk menyelesaikan konflik, ” sambungnya.

Diakhir penyampaiannya, Muhammad Bere menyampaikan dukungan terhadap aparat keamanan yang terus bekerja keras dalam menjaga dan mengendalikan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Alor.

“Ini juga menjadi tanggungjawab seluruh tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat. Mari kita saling bergandengan tangan untuk Alor yang lebih baik, ” tutup nya. (Pepenk)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...