spot_img

Kapolres Telusuri Dugaan Keterlibatan Polisi Dalam Kasus Curanmor

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Kapolres Kupang, AKBP Drs. Dominicus Savio Yempormase akan menelusuri dan menyelidiki dugaan keterlibatan oknum anggota Polres Kupang dalam kaitan dengan kasus pencurian kendaraan bermotor yang marak selama ini. Orang nomor satu di jajaran Polres Kupang ini menegaskan kalau pihaknya tidak akan membela oknum anggota jika terlibat dalam jaringan ini.

“Saya akan telusuri terus dugaan adanya keterlibatan anggota Polres Kupang dalam kasus ini (curanmor),” ujarnya usai serah terima jabatan Kabag Ops dan kasat Reskrim Polres Kupang, 2 Desember 2013.

Mantan Kapolres Alor ini menegaskan kalau pihaknya tidak akan membela anggota yang melakukan pelanggaran hukum. “Tidak bela anggota yang melanggar hukum dan kita berusaha mengungkap fakta-fakta yang sudah terungkap,” tegasnya.

Informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan kalau dari empat pelaku dan jaringan pencuri sepeda motor yang sudah dibekuk polisi, mereka menyebut adanya keterlibatan oknum anggota Polres Kupang dalam kasus ini. Para pelaku menyebut kalau salah satu anggota Polres Kupang adalah oknum yang memperlancar pengiriman sepeda motor curian sehingga lolos hingga ke Timor Leste.

Para pelaku mengaku kalau jaringan mereka dibekingi anggota Polres Kupang sehingga jarang diamankan polisi. Aksi ini diduga dilakukan oknum anggota polisi ini sejak lama dan sudah meraup banyak keuntungan.
Kapolres menyebut kalau mereka yang sudah ditangkap polisi merupakan Jaringan yang terorganisir untuk memasukkan kendaraan untuk dijual di wilayah perbatasan.

Kapolres mencontohkan, tersangka Sulastino Hendrayani Depakidi alias Hendra adalah pemain lama yang sudah beraksi sejak tahun 2010. Dalam pengakuan kepada polisi, Hendra mengaku baru puluhan kali mencuri dan menjual sepeda motor hasil curian, padahal Hendra sudah ratusan kali melakukan aksinya. Polisi sedikit mengalami kesulitan karena barang bukti hasil curian kebanyakan ‘dibuang’ ke luar wilayah NTT dengan daerah sasaran wilayah perbatasan.(van)

 

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...