spot_img

Jhony Plate Dan Melki Mekeng Hadiri Deklarasi Victory-Joss di Maumere

Date:

Share:

Maumere, seputarntt.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem dan Korwil Pemenangan Peilu Indoensia Timur dari artai Golkar, Melki Mekeng menghadiri acara Deklarasi Pasangan Bakal Calon Gubernur dan wakil Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi atau yang dikenal dengan Paket Victory-Joss di Maumere, Kabupaten Sikka, Rabu, (31/1/2018).

Jhony Plate dalam orasinya mengatakan, harapan masyarak NTT untuk mengagapi kesejahteraan lewat berbagai pembangunan dan pelayana yang baik masih jauh dari harapan. Untuk itu Saat ini adalah moment yang paling tepat bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang mampu memenuhi harapan mayarakat NTT untuk keluar dari berbagai ketertinggalan.

“Menghadapi Kontestasi politik di NTT, saya berkomunikasi degan pak Viktor. Dan dalam percakapan kami pada jam 12 malam WIB, Pak Viktor mengatakan bahwa kita bertanggungjawab terhadap kondisi di NTT. Saya langsung tanyakan akah pak Viktor siap dan pak Viktormengatakan bahwa demi NTT apapun saya akan berikan dan kapanpun saya siap diberi tugas. Kami dan pak Viktor pada khususnya merasa sangat bertanggungjawab terhadap kondisi NTT” ungkap Jhony Plate

Sementara Melki Mekeng pada kesempatanyang sama mengatakan, Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi adalah dua figur yag tidak diragukan lagi kapasitas dan krediilitasnya. Viktor Laiskodat dalam kepasitasnya sebagai Ketua Fraksi Nasdem DPR RI kata Mekeng telah menunukkan keberpihakannya lewat berbagai perjuangan anggaran ke NTT. Hal yang sama juga dilakukan oleh Josef Nae Soi saat menjadi DPR RI selama 22 periode.

“Kami memberikan putra-utra terbaik NTT yang sukses di kancah nasional Demi NTT mereka harus korban semua kemewaha yangada di Jakarta. Soal Kapasitas dan kredibilitas, dua orang ini tak perlu diragukan lagi,” ujar Melki Mekeng.

Bakal Calon Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan, demi martabat dan harga diri masyarakat NTT di mata Nasional, apapun akan dia korban. Sebab hanya dengan pengorbanan yang ikhlas, maka wilayah ini akan terlepas dari berbagai stigma buruk.

“Jangankan tenaga, pikiran dan harta, apapun akan saya korbankan demi NTT. Kalaupun nyawa saya harus diambil maka untuk martabat dan harga diri serta kebangkitan NTT maka akan saya korbankan. Kami datang kesini bukan untuk mencari jabatan, kami datang untuk membuktikan bahwa kami memiliki hati yang tulus untuk membangun daerah ini dari berbagai ketertinggalan,” tegas Viktor Bungtilu Laiksodat dalam orasi politiknya saat deklarasi Paket Victory-Joss di lapangan Pancasila Ende, Kabupaten Ende pada Senin, (29/1/2018).

Viktor Laiskodat mengatakan, kekuasaan itu seperti sebuah pisau. Jika dipegang oleh seorang ibu rumah tangga maka dia akan menggunakannya untuk mengolah berbagai bahan makanan yang baik untuk keluarga. Jika pisau itu ada ditangah seorang dokter maka  dia akan gunakan untuk membedah tubuh pasien untuk menyembutkan penyakit yang diderita oleh seorang pasien.

“Tetapi jika pisau itu dipegang oleh seorang penjahat maka mereka akan gunakan untuk mengancam dan merampas hak-hak orang lain untuk kepentingan diri sendiri. Sekarang pisau itu ada ditangan bapak-ibu saudara-saudara masyarakat NTT maka berikanlah pisau itu pada mereka yang mempu membedah seluruh-masalah-masalah yang ada di NTT untuk sebuah kebangkitan. Sehingga putraputri dan anak-anak akan bangga menjadi orang NTT sebab pemimpinnya tidak pernah merampok uang rakyat tetapi pemimpin yang mampu mengelola NTT dengan hati dan kecerdasan serta berani mengambil resiko dengan keberaninanya,” Tandas Viktor disambut ribuan tepuk tangan simpatisan.

Viktor Laiskodat mengatakan dalam rangka  menyiapkan sumber daya manusia NTT yang mumpuni maka jika masyarakat NTT memberi legitimasi kepada dirinya dan Josef Nae Soi untuk memeimpin NTT kedepan, maka ribuan anak NTT akan dikirim untuk belajar diluar negeri. Disana mereka tidak saja belajar tentang bahasa di Negara itu tapi juga belajar berbagai ketrampilan-ketrampilan sehingga kelak ketika mereka pulang ke NTT mereka sudah bisa menjadi penggerak-penggerak di desa masing-masing.

“NTT memeiliki banyak potensi yang bisa dikelola secara baik untuk kemakmuran. Yang menjadi persoalan adalah, kita tidak memeiliki sumber daya manusia yang cukup untuk mengelola berbagai potensi yang ada. Oleh karena itu, kita harus mengirim anak-anak kita belajar diluar supaya mereka meiliki ketrampilan yang cukup untuk mengelola berbagai potensi yang ada,” ujar Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu. (joey rihi ga)

 

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...