spot_img

Peringati Hari Pers, ARJUNA Nagekeo Minta Jurnalis Jadikan Kode Etik Sebagai Kitab Suci

Date:

Share:

Mbay, seputarntt.com – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang selalu jatuh pada tanggal 9 Februari 2022 merupakan salah satu momentum bagi seluruh insan pers di seluruh tanah air Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Nagekeo supaya bisa merefleksi diri sebagai pekerja pers.

Pembina Aliansi Jurnalis Nageko (ARJUNA), Bernardus Sapu mengatakan, dengan mengusung tema umum “Pandemi Terkendali, Ekonomi Bangkit, tentu kita sebagai insan pers harus kerja keras dalam memerangi virus pandemi Covid- 19. Disisilain juga insan pers Nagekeo harus secara bergotong royong serta memiliki komitmen untuk melawan hoaks yang kerap kali terjadi di media sosial,” ujarnya.

Bernard Sapu menambahkan, hoaks atau berita bohong di era kemajuan teknologi saat sekarang ini kerap tersebar berita maupun informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.

“Karena berita hoaks merupakan musuh kita bersama. Hoaks tidak bisa memutuskan sesuatu hal yang benar. Oleh karena itu para insan pers Nagekeo yang tergabung dalam sebuah wadah Arjuna ini bekerja sama untuk melawan hoaks,” tuturnya.

Bernard Sapu menambahkan, pers itu atasannya adalah publik. Jadi wajar jika pers itu harus berpihak pada publik. Menurutnya boleh saja pekerja pers dekat dengan pemerintah.

Namun juga, lanjut Bernard tidak boleh terlena kewajibannya sebagai pengontrol kebijakan pers. Karena pers adalah pilar ke Empat demokrasi. Jika pers lemah dan mau diatur pemerintah serta mempengaruhi pemberitaan, wajib dilawan.

Pada kesempatan itu, Bernard mengingatkan kepada sesama rekan wartawan untuk melakukan fungsi kontrol sosial dengan tetap memperhatikan rambu-rambu yang sudah digariskan dalam kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugasnya.

“Karena kode etik jurnalistik itu merupakan kitab suci bagi setiap insan pers dalam menjalankan tugasnya,” tuturnya.

Hal senada disampaikan pula oleh anggota ARJUNA Nagekeo, Tommy Mbenu Nulangi menambahkan, dalam menjalankan tugasnya, seorang wartawan dalam memberitakan informasi harus juga memperhatikan keberimbangan sehingga cover both side dapat dijalankan dengan baik.

“Hal tersebut bertujuan agar kita sebagai seorang wartawan dinilai tidak berpihak dan terhindar dari jeratan hukum. Karena wartawan tidak kebal hukum,” ungkap Mantan Presidium Hubungan Masyarakat Katolik PMKRI Cabang Ende itu.

Selain itu, Tomy yang juga mantan wartawan Victorynews NTT tersebut menjelaskan, seorang wartawan dalam menjalankan tugasnya harus berpedoman pada pemberitaan ramah anak. Anak sebagai korban dalam kasus asusila harusnya tidak menyebutkan identitas dan juga alamat keberadaan anak tersebut tidak boleh ditulis.

“Karena hal itu berkaitan dengan masa depan anak itu sendiri. Jadi seorang wartawan harus jalankan betul pedoman berita ramah anak,” tegas wartawan Pos Kupang yang bertugas di Nagekeo dan Ngada itu,”imbuhnya.(*)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...