spot_img

Bahas Lantas Jalan, Pemprov NTT Rapat di Kantor Jasa Raharja Cabang NTT

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Bertempat di Kantor Jasa Raharja Cabang NTT, Forum Komunikasi Lalu Lintas Jalan Provinsi NTT adakan Rapat Koordinasi guna sinkronasi program kerja, Selasa (16/5/23) pukul 09.00 WITA.

Sebagai bentuk optimalisasi dan peran seluruh anggota forum, rapat berfokus membahas isu-isu strategis terkait permasalahan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rapat Koordinasi dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan Isyak Nuka dan dihadiri oleh BPTD XIII NTT, Jasa Raharja, Organda dan Stakeholder terkait lainnya.

Diskusi forum dimulai dengan membahas tentang penambahan armada angkutan umum dan kajian publik tentang penggunaan transportasi umum di jam sekolah perlu dilakukan, untuk menekan akses berkendara anak sekolah dan mengurangi angka kecelakaan di usia produktif.

“Pendidikan keamanan berlalu lintas harus dimasukkan kedalam mata pelajaran sekolah atau mata kuliah di Provinsi Nusa Tenggara Timur guna memberikan edukasi keselamatan sejak dini,” ungkap Isyak Nuka selaku Ketua Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Isyak Nuka menegaskan, perlu adanya perbaikan dan penambahan fasilitas keselamatan jalan terutama di titik rawan kecelakaan seperti marka jalan, penerangan jalan, pembatas jalan dan fasilitas lainnya yang bersesuaian dengan SPO Kementrian Perhubungan, untuk meningkatkan keselamatan berkendara bagi masyarakat.

Kepala Cabang Jasa Raharja Nusa Tenggara Timur Muhammad Hidayat, dalam press release terpisah tanggal 17 mei 2023 mengungkapkan bahwa jumlah korban kecelakaan periode Januari-Mei 2023, meningkat sebesar 20,99% dibanding 2022 dan presentase usia korban kecelakaan tertinggi adalah usia pelajar atau mahasiswa sebesar 35,97%.

“Perlu adanya langkah preventif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas seperti sosialisasi ke masyarakat terutama sekolah, perbaikan dan penambahan fasilitas keselamatan lalu lintas jalan, serta pengurangan penggunaan kendaraan pribadi dengan beralih ke kendaraan umum,” ungkap Hidayat.

Kemudian, forum juga membahas tentang pentingnya sosialisasi dan penegakan hukum yang harus rutin dilakukan. Karena dengan adanya sosialisasi masyarakat lebih teredukasi, sehingga akan meningkatkan kepedulian tentang keselamatan berlalu lintas di jalan. Penegakan hukum juga perlu dilakukan, guna memberikan efek jera kepada masyarakat dan mengurangi angka kecelakaan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.(*)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...