spot_img

Camat Pureman Kaget Dapat Penghargaan Pemda Terkait Pelunasan PBB

Date:

Share:

Kalabahi, seputarntt.com – Camat Kecamatan Pureman, Esra Djahasana merasa kaget karena mendapat penghargaan dari pemerintah daerah terkait pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebelum tanggal jatuh tempo 31 Oktober 2020.

Selain Kecamatan Pureman, penghargaan yang sama juga diterima Camat Pantar Barat Laut (PBL).

“Saya memang tidak tau sama sekali kalau malam ini saya dapat penghargaan. Tentu rasa bangga, senang juga sekaligus motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik,” Esra Djahasana usai acara penutupan Expo Alor di Lapangan Mini Kalabahi, Kamis, 1/10/2020 malam.

Pria asal Kabola ini pun mempersembahkan piagam tersebut kepada seluruh jajarannya, para kepala desa beserta perangkat atas partisipasinya dalam melakukan penagihan PBB di masyarakat.

“Pelunasan pajak ini bukan tahun 2020 saja tetapi tunggakan di tahun 2019 pun semuanya telah diselesaikan. Sekitar dua minggu lalu sudah beres itu,” ujarnya.

Menurut Esra, prestasi dan keberhasilannya ini juga tidak terlepas dari campur tangan rekan kerja dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Alor yang terus melakukan sosialisasi sistim informasi menejemen obyek pajak (Sisimop).

“Itu kita lakukan dari desa ke desa. Kami juga berterima kasih kepada ibu kepala yang telah hadir langsung disana memenuhi undangan kami untuk melakukan edukasi sehingga masyarakat menjadi taat pajak. Penghargaan ini pun terasa spesial karena baru pertama kali kami terima,” ungkap Camat Esra.

Ditempat terpisah, Kepala Bapenda, Terince Marselina Mabilehi, SH sangat mengapresiasi kinerja camat dan jajarannya dalam pelunasan pajak.

“Selain Pureman, ada juga Kecamatan PBL. Mereka melunasi PBB nya sekitar pertengahan bulan September lalu. Tunggakan mereka untuk tahun lalu juga sedikit,” kata Terince.

Dikatakannya, sebagai pimpinan, mereka hanya melakukan opsir penagihan. Sementara di Kecamatan Pureman, pihaknya melakukan sisimop.

“Disana kita lakukan pengambilan gambar, pengambilan data, pembentukan data serya kita coba buat peta blok PBB. Kita lakukan di semua arena ini dalam rangka pembayaran pajak online tahun 2021,” bebernya.

Sebagai warga negara yang baik, Mabilehi menghimbau kepada masyarakat 15 kecamatan yang belum agar bisa secepatnya menyelesaikan kewajibannya tepat waktu.

“Kalau lewat maka akan dapat denda 2% setiap bulan sehingga sebelum jatuh tempo harus dilunasi. Saya juga meyakini kalau semua akan selesai sebelum 31 Oktober sebab tahun ini lebih baik dari tahun kemarin. Kalau tahun kemarin, pada saat-saat begini baru 1 Milyar, namun tahun ini meningkat menjadi sekitar 1,7 Milyar lebih,” pungkas Terince Mabilehi. (*Pepenk).

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...