spot_img

Dewan Usulkan Pemekaran Kelurahan Oesapa, Fatululi dan Liliba

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Sejumlah kelurahan yang ada di enam kecamatan di  Kota Kupang perlu dimekarkan lagi demi pemerataan pembangunan. Ada juga wilayah yang perlu dimekarkan yakni Kelurahan Oesapa, Fatululi dan Liliba. Pemekaran ini dilakukan lantaran jumlah penduduk dalam satu kelurahan sudah terlalu banyak.

“Kami dari komisi I DPRD Kota Kupang,pada 2017 akan mengajukan usulan ini kepada Tata Pemerintahan guna tiga kelurahan yakni kelurahan Liliba,kelaurhan Fatululi dan kelurahan Oesapa untuk dimekarkan,” ujar ketua komisi I DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat di kantor DPRD Kota Kupang, Kamis (23/6/2016).

Menurutnya program ini sangat penting demi pemerataan dana penguatan kelurahan maupun dana operasional yang digelontorkan pemerintah kota. “Kita juga akan usulkan supaya operasional harus disesuaikan dengan kondisi wilayah dan jumlah penduduk yang dilayani,” katanya.

Zeyto menjelaskan,untuk kelurahan Liliba dengan jumlah penduduk sebanyak 17 ribu lebih harus dimekarkan menjadi dua dan kelurahan Fatululi juga dimekarkan menjadi dua kelurahan. Sedangkan untuk kelurahan Oesapa dengan jumlah penduduk sebnayak 27 ribu harus dimekarkan menjadi tiga kelurahan.

“Pemekaran ini selain memudahkan dalam pemerataan dana pembangunan sekaligus meningkatkan pelayanan masyarakat,dan juga untuk pemberian dana operasional bagi kelurahan ” kata Zeyto, politisi asal Golkar tersebut.

Zeyto mengaku,dana opersinal dengan jumlah penduduk sebanyak 27 ribu hanya mendapat Rp.10 juta,sehingga ada pengeluahan dari para lurah,sebab dana tersebut tidak cukup untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakatnya.

“Pengakuan lurah Oesapa dana opersional Rp.10 juta hanya terpakai dua sampai tiga bulan sudah habis.Untuk dana operasional bagi kelurahan  ini juga menjadi perhatian kami dari komisi nantinya kedepan dalam pemberian dana operasional ke kelurahan akan dilihat dari jumlah penduduk,sehingga kelaurahn yang penduduknya cukup besar akan memperoleh dana operasional harus besar,” kata Zeyto. (riflan hayon)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...