spot_img

Distanbun NTT Minta Tambah 18. 000 Ton Pupuk Bersubsidi

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Untuk memenuhi kebutuhan akan pupuk di NTT, Dinas Pertanian dan Perkebunan NTT, telah meminta tambahan kuota pupuk bersubsidi ke Kementerian Pertanian kurang lebih sebanyak 18. 000 ton. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTT, Anis Tay Ruba, kepada wartawan di Kupang, Jumat (6/6/2014).

Anis menyampaikan, Kementerian Pertanian pada tahun anggaran 2014 telah mengalokasikan pupuk bersubsidi kepada NTT sebanyak 36. 000 ton. Pupuk tersebut telah diterima dan hampir sebagian besar telah dimanfaatkan pada musim tanam kuartal petama tahun 2014. Stok yang ada, dinilai sangat minim untuk memenuhi kebutuhan pada musim tanam pada kuartal kedua atau musim tanam pada musim kemarau.

“Kita telah ajukan permintaan tambahan pupuk ke Kementerian Pertanian sebanyak 18. 000 ton tapi belum ada jawabannya,” kata Anis.

Menjawab pertanyaan alasan hanya meminta tambahan sebanyak itu, Anis sampaikan, disesuaikan dengan alokasi pada tahun 2013 lalu sebanyak 54. 000 ton. Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan akan pupuk pada musim tanam tahun 2013 lalu. Saat ini, kondisi pupuk cukup aman, karena sekarang musim panen.

“Untuk musim tanam kuartal kedua pada musim kemarau kebutuhan pupuk tidak terlalu banyak, karena lahan yang dibutuhkan tidak terlalu banyak. Permintaan tambahan pupukm itu, lebih untuk mengantisipasi musim tanam pada musim hujan mendatan ,” ujar Anis.

Pada kesempatan itu Anis mengkuatirkan jumlah pupuk yang dibutuhkan tersebut tidak dijawab sesuai permintaan. Pasalnya, ada kebijakan pemotongan dana APBN kurang lebih 30 sampai 40 persen. Pemotongan dana ini berdampak pada dana yang dikelola Kementerian Pertanian dan juga Dinas Pertanian dan Perkebunan NTT.

Untuk hal ini, sedang dilakukan pembahasan di Kementerian Pertanian terkait komponen kegiatan atau program apa saja yang dapat dipotong. “Jadi kita belum tahu kebijakan pemotongan anggaran itu untuk komponen apa saja dari program yang telah ditetapkan,” papar Anis.(joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...