spot_img

Gubernur Diminta Ganti Dirut RSUD W.Z Johanes Kupang

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Gubernur NTT, Frans Lebu Raya diminta segera mengganti Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) W.Z Johanes Kupang. Permintaan ini disampaikan DPRD NTT dalam surat rekomendasinya kepada Gubernur NTT. Pasalnya, hingga saat ini Ruah sakit rujukan milik Pemda NTT ini masih dipegang oleh pelaksana tugas.

DPRD NTT akan mengirim rekomendasi tertulis untuk meminta Gubernur Frans Lebu Raya untuk menggantikan Dirut RSUD W.Z Johanes Kupang, yang saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas direktur.

Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo, kepada wartawan di Kupang, Selasa (27/1/2015) mengatakan, draft rekoemndasi sedang disiapkan menindaklanjuti permintaan ketua Dewan, Anwar Pua Geno beberapa waktu lalu.

“Rekomendasi akan dikeluarkan dan masih dalam pembahasan di tingkat komisi sebagai mitra RSU Kupang. Komisi akan mengupayakan untuk menyelesaikan perumusan rekomendasi pekan ini,” katanya.

Sebelumnya Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno dalam kegiatan Diskusi Tematik Memperkuat Kemitraan Parlemen dengan Stakeholder untuk Peningkatan Pelayanan Publik Kerja Sama Australia Indonesia Partnership for Decentralisation (AIPD) dan Forum Parlemen NTT di Kupang, Sabtu pekan lalu, mengatakan sudah meminta Komisi V untuk mengeluarkan rekomendasi tertulis untuk disampaikan kepada pemerintah egera menggantikan Dirut RSU, W.Z Johanes Kupang.

Kata dia, dikeluarkanya rekomendasi tertulis sebagai trobosan dari Dewan atas keengganan Pemerintah untuk menggantikan Dirut RSU Kupang. Pasalnya Dewan sudah menyampaikan rekomendasi lisan kepada pemerintah untuk menggantikan Dirut RSU Kupang.

“Beberapa langkah strategis dari DPRD sudah kami lakukan. Muaranya ada di tangan gubernur. Apakah gubernur mau menindaklanjuti rekomendasi dari DPRD, itu yang menjadi soal sekarang,” tegasnya.

Dia tak habis pikir soal berlarutnya pergantian pimpinan di rumah sakit daerah itu. Padahal sudah hampir setahun, Direktur RSU W. Z. Johannes Kupang, Alfons Anapaku sakit. Hampir setahun pula Anapaku masih berada di Jawa untuk proses perawatan.

“Bagaimana orang sakit mengurus orang sakit. Ini tak masuk akal sehat. Ini masalah kemanusiaan. Selama ini dewan sudah merekomendasikan ke gubernur untuk segera mengganti direktur rumah sakit, namun tak pernah ditanggapi. Walau dalam sejarah  DPRD NTT belum memberikan rekomendasi tertulis kepada pemerintah, tapi kali ini harus dilakukan,” tegasnya.

Dewan kata dia, sebatas melakukan tekanan ke pemerintah terkait rekomendasi dimaksud.  Pemerintahlah yang memiliki kapasitas untuk mengeksekusi rekomendasi itu.

Masyarakat, tambahnya, diminta bersabar dan menunggu seperti apa keputusan gubernur setelah menerima surat rekomendasi dari DPRD NTT. Sebab semua pihak berharap agar menajemen di RSU Kupang itu selalu baik adanya.(joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...