spot_img

Gubernur Minta Bupati dan Walikota Dukung Swasembada Pangan

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Gubernur NTT, Frans Lebu Raya meminta para bupati dan walikota untuk mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2017 yang meruapakan program pemerintah pusat.

“Untuk mendukung tekad tersebut, pemerintah pusat dalam tahun anggaran 2015 ini membantu pengembangan 1000 hektare jagung , sejalan dengan tekad pemerintah daerah menjadikan NTT sebagai provinsi jagung,” kata Gubernur NTT, Frans Lebu Raya pada Rapat Koordinasi (Rakor) dengan para bupati dan walikota se- provinsi kepulauan tersebut di Kupang, Senin (2/2/2015).

“Untuk mendukung tekad tersebut, pemerintah pusat dalam tahun anggaran 2015 ini membantu pengembangan 1000 hektare jagung , sejalan dengan tekad pemerintah daerah menjadikan NTT sebagai provinsi jagung,” katanya.

Lebu Raya mengatakan, tekad tersebut harus disertai kebersamaan dan kerja keras pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya. Sebab, tidak ada pemimpin yang ingin nencederai atau menyusahkan rakyatnya.

Menurutnya, kerja keras pemerintah sudah ditunjukkan dengan beberapa capaian. Misalnya, beberapa tahun terakhir belum ada isu atau masalah rawan pangan yang terjadi NTT.

“Hingga awal tahun 2015 ini, masalah tersebut tidak ada, meski ada beberapa keluarga yang mengalami itu. Namun,secara keseluruhan kondisi ketahanan pangan di NTT masih aman,” katanya.

Sukses tersebut, ujarnya, karena suksesnya program diversifikasi pangan yang digulirkan pemerintah sejak enam tahun lalu dengan mengedepankan konsumsi pangan lokal, sementara di tingkat nasional baru digulirkan pemerintahan Joko Widodo tahun lalu.

Dia menjelaskan, guna mendukung swasembada atau kedaulatan pangan tersebut, TNI juga telah menyatakan tekadnya untuk terlibat bersama masyarakat pertani.

“Ke depan, masyarakat jangan kaget  jika Koramil dan Bambinsa terlibat dalam urusan mengerjakan sawah dan turun ke ladang. Keterlibatan mereka semata-mata menjadi motivator, bukan untuk menakuti-nakuti petani,” paparnya.

Selain meminta dukungan, tuturnya, pemerintah pusat juga akan membangun beberapa waduk atau bendungan di NTT, baik untuk irigasi maupun penyediaan sumber air baku.

Bendungan yang akan dibangun itu antara lain Raknamo di Kabupaten Kupang, Temef di Timor Tengah Selatan, Rotiklot di Belu, Napunggete di Sikka, Jawatiwa di Nagekeo, Manggarai, dan Kolhua di Kota Kupang.(joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...