spot_img

Kader Golkar Yang Tidak Berkerja Untuk Mandiri Akan di PAW

Date:

Share:

Seba, seputarntt.com – Kader Golkar yang duduk di Lembaga DPRD Kabupaten Sabu Raijua akan diberi sanksi tegas bila tidak bekerja untuk memenangkan Pasangan Marthen Dira Tome dan Nikodemus Rihi Heke atau Paket Mandiri Jilid dua dalam Pilkada Sabu Raijua. Saksi berat akan diberikan hingga Pergantian Antar Waktu (PAW).

Hal ini disampaikan Ketua DPD I Partai Golkar, Ibrahim Agustinus Medah, di Seba, Jumat, (27/11/2015) terkait adanya Anggota DPRD dari Partai Golkar yang tidak bekerja untuk Paket Mandiri dan bekerja untuk paket lain dalam Pilkada Sabu Raijua.

“Bagi anggota yang tidak disiplin kita akan berikan tindakan tegas sesuai aturan dan AD/ART Partai Golkar. Tindakan ini berlaku sama bagi semua kader Golkar, sehingga bagi anggota DPRD yang tidak bekerja akan kita beri tindakan tegas hingga PAW,” tegas Medah.

Dia mengatakan, dukungan yang diberikan Partai Golkar kepada Paket Mandiri tidak lahir begitu saja, namun melihat arus dukungan rakyat yang kuat terhadap paket Mandiri serta track record mereka selama memimpin Kabupaten Sabu Raijua. Untuk itu ketika Golkar telah menyatakan dukungan maka wajib hukumnya bagi para kader untuk bekerja sesuai perintah partai.

“Jadi ketika DPP bertanya kepada saya mengenai siapa yang akan didukung oleh Partai Golkar dalam Pilkada Sabu Raijua, saya langsung menyampaikan tetap memberikan dukungan kepada incumbent dengan pertimbangan dukungan besar dari rakyat serta kenerja mereka selama memimpin Sabu Raijua. Darisitulah kemudian DPP memutuskan untuk memberi dukungan kepada Paket Mandiri,” ungkap Medah.

SEbagai Orang yang berperan penting dalam memebntuk Kabupaten Sabu Raijua kata Medah, dirinya sangat bangga dengan apa yang telah di lakukan oleh Bupati Marthen Dira Tome dan Nikodemus Rihi Heke selama memimpin daerah ini selama satu periode.

“Mereka telah bekerja melampaui apa yang saya pikirkan dan melampaui apa yang seharusnya mereka kerjakan. Mereka telah menciptakan program bagimana daerah ini bisa survive serta memberi jaminan masa depan bagi masyarakat di Sabu Raijua,” pungkas Medah. (joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...