spot_img

Kinerja Investasi Terus Terjaga, Ini Pengakuan Kepala BI NTT

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com — Sepanjang tahun 2019 kinerja investasi terus terjaga, hal ini didorong oleh pembangunan infrastruktur pemerintah serta investasi swasta, terutama di bidang kelistrikan perkebunan dan pariwisata.

Demikian pengakuan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, pada acara Pertemuan Tahunan BI NTT, di Aula Kantor BI, Selasa (17/12/2019).

“Perekonomian NTT sepanjang tahun 2019 tumbuh relatif stabil. Konsumsi rumah tangga tumbuh stabil, didukung oleh terkendalinya inflasi sepanjang tahun 2019,” jelas Nyoman Atmaja.

Namun demikian, ujar Nyoman Atmaja, ada hal yang perlu waspadai adalah masih tingginya impor antardaerah, sebagai cerminan besarnya ketergantungan wilayah terhadap
provinsi lain, sehingga berkontribusi negatif terhadap pertumbuhan ekonomi NTT.

“Dari sisi lapangan usaha sektor pertanian, konstruksi, perdagangan serta pemerintahan masih menjadi kontributor utama pertumbuhan
ekonomi NTT,” papar Nyoman Atmaja.

Sementara itu, tambahnya, sektor pariwisata yang tercermin dari penyediaan akomodasi dan makan minum terus menunjukkan kinerja positif. Stabilitas perekonomian dan momentum pertumbuhan tetap berlanjut sampai akhir tahun.

“Pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT pada tahun 2019, kami prakirakan pada kisaran 5,0 Persen sampai dengan 5,4 Persen (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 sebesar 5,13 Persen (yoy),” tambah Nyoman Atmaja.

Lebih lanjut dikatakan, dari sisi perkembangan harga inflasi Provinsi NTT sepanjang tahun 2019 tetap terjaga. Hingga bulan November, inflasi tercatat lebih rendah dibandingkan
nasional.

“Secara kumulatif, inflasi NTT masih rendah, sehingga inflasi pada akhir tahun 2019 kami prakirakan pada kisaran 2 Persen di bawah kisaran sasaran inflasi nasional 3,5±1 Persen,” ujar Nyoman Atmaja.

Untuk itu, lanjut Nyoman Atmaja, pihaknya mengapresiasi seluruh upaya yang telah dilakukan bersama di Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta upaya keras Satgas Pangan di bawah koordinasi POLDA NTT, yang terus bekerja sama dan berkoordinasi erat sepanjang tahun 2019 ini, dalam mengimplementasikan Roadmap Pengendalian Inflasi TPID Provinsi NTT, dengan tagline “4K” yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif. (joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...