spot_img

KNPI NTT Kecam Perlakukan Tidak Manusiawi di RSUD W Z Yohanes

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi NTT mengecam perlakukan tidak manusiawi yang dilakukan oleh Manejemen RSUD W.Z Yohanes Kupang terhadap para pasien di rumah sakit tersebut.

Dalam Press release yang diterima Seputar NTT. Ketua KNPI NTT, Hermanus Th. Boki telah terjadi tragedi kemanusiaan yang sangat memalukan dan mencoreng dunia kesehatan Provinsi NTT dan juga Indonesia, dikarenakan tidak professional dan kelalaian bahkan sikap acuh dalam pelayanan medis yang diberikan pihak RSUD W Z Johanes Kupang kepada pasien dan keluarga.

Heri Boki, sapaan akrab Hermanus Boki menjelaskan salah satu pasien yang mengalami perlakukan tidak menusiawi berisial HH. Yang bersangkutan adalah pasien yang dirujuk untuk mendapat pelayanan medis pasca kematian bayi saat melahirkan awal Februari 2015 lalu. Anehnya, pihak RSUD W Z Johanes Kupang baru melakukan tindakan pada akhir Februari 2015 yang lalu di Lantai 2 Gedung RSUD Johanes Kupang.

Lebih ironis lagi, di duga akibat ketidakprofesional, kelalaian bahkan sikap acuh / masa bodoh pihak RSUD Johanes tersebut kondisi pasien semakin memburuk. Berdasarkan informasi yang disampaikan langsung NH ayah kandung pasien yang diamini oleh HH bahwa tercatat satu kali tindakan operasi besar, dua kali tindakan jahit ulang hasil operasi dan satu kali tindakan yaitu dengan membuat lubang pada bagian kanan perut pasien.

Lubang yang menganga pada bagian kanan perut pasien berdiameter kurang lebih 10-15 cm. Kondisi ini membuat pasien semakin memburuk dari hari ke hari tanpa adanya langkah dan upaya medis lanjutan yang diberikan untuk menangani pasien ini.

“Sungguh ini suatu tindakan kebiadaban kemanusiaan menurut saya yang harus diusut dan dipertanggungjawabkan oleh Direktur dan jajaran RSUD Johanes Kupang,” kecam Heri Boki.

KNPI NTT lanjut Heri Boki, akan terus memperjuangkan permasalahan ini hingga tuntas agar ada pembenahan dalam pelayanan medis ke depan yang lebih baik dan bertanggung jawab serta bermartabat. “Sekaligus untuk menghindari jatuhnya korban-korban lain akibat dari ketidak-profesional, kelalaian bahkan sikap acuh yang ditunjukan pihak medis,” tandasnya.

Dia bertekad bahwa KNPI NTT dibawah kepepimpinannya akan senantiasa berpartisipasi aktif, memberi konstribusi pikir dalam gerak dan dinamika kehidupan dan pembangunan, terkhususnya menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Sejarah Provinsi NTT mencatat bahwa perjuangan pemuda/KNPI dan berbagai elemen mahasiswa sejak Maret 2015 demi pembenahan sekaligus peningkatan standar Pelayanan Publik di RSUD W Z Johanes Kupang dengan sejumlah catatan rekomendasi, pernyataan sikap maupun melalui berbagai langkah dan aksi, mendatangkan hasil yang cukup membanggakan,” pungkas Heri Boki. (joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...