spot_img

Koalisi Paket AMIN Optimis Menang Pilpres di NTT

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Partai Koalisi pendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang dikenal dengan Paket AMIN, optimis akan menang di Provinsi NTT.

Hal ini disampaikan Ketua Pelaksana Kampanye Paket AMIN Provinsi NTT, Julie Laiskodat didampingi pengurus partai koalisi lainnya kepada wartawan di lantai II Gedung Nasdem NTT, pada Senin, (4/12/2023).

Kita yakin bahwa kita akan menang tidak saja secara naisonal tapi juga di wilayah Provinsi NTT. Kami optimis dengan kekuatan partai koalisi yang ada saat ini,” ujar Bunda Julie, sapaan akrab Julie Laiskodat.

Sebagai ketua tim pelaksana kampanye di wilayah Provinsi NTT, Julie Laiskodat bertanggungjawab terhadap setiap kegiatan kampanya Paket AMIN di NTT. Untuk tim pelaksana kampanye wilayah NTT diisi oleh semua pengurus partai koalisi yakni PKB, PKS dan Partai Umat.

“Tim nasional sudah terbentuk di 38 provinsi. Wilayah provinsi partai mana yang menang, dia yang menjadi ketua pelaksana kampanye tingkat provinsi. Untuk NTT, karena Nasdem yang menang maka, saya yang ketua dan Sekertaris adalah Pak Alo Malo Ladi dari PKB dan bendahara dari PKS,” papar Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem itu.

Ketua PKB Provinsi NTT, Alo Malo Ladi pada kesempatan yang sama mengatakan, khusus untuk PKB, pihaknya telah melajukan koordinasi secara internal pada semua tataran untuk memenangkan paket AMIN.

“Ini bukan sekedar karena ketua umum kita jadi Wapres tapi bagimana memperjuangkan harapan rakyat untuk hidup sejahtera. Ini bisa menang jika semua bekerja sama dan menekan ego dan bersama relawa dan simpatisan memenangkan Paket Amin. Kita juga bekerja keras bagaimana mendudukkan kader partai di Senayan dan Provinsi maupun kota menjadi DPR dan DPRD,” ujar Malo Ladi.

Sementara Ketua Partai Umat Provinsi NTT, Ismael Smau mengatakan, Partai Umat memiliki target memenangkan paket AMIN di NTT. Hal ini merupakan hasil Rakernas partai Umat pada bulan Maret dimana partai Umat sudah memutuskan mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden.

“Partai umat menilai sosok Anis orang yang peduli dan memiliki kepribadian yang teduh serta memiliki kemampuan dalam menyatukan berbagai komponen saat memimpin Jakarta. Tidak terlibat KKN dan sejumlah indikator yang sesuai dengan harapan partai Umat. Dan tanda alam menunjukkan bisa pasangan dengan Muhaimin Iskandar yang punya personalia yang kuat di PKB,” ujarnya.

Sementara pengurus PKS Provinsi NTT, Muhamad Guhir, mengatakan bahwa pihaknya memiliki tekad yang kuat dalam memenangkan psangan Anies-Muhaimin untuk memimpin Indonesia.

“Sejarah kemenangan itu kita tulis dengan tangan kita sendiri untuk menjadi pemenang tidak saja di level nasional tapi juga di NTT,” pungkasnya. (*)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...