spot_img

Lurah Pasir Pajang Kecewa Dengan Pekerjaan Jalan Asal Jadi

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Lurah Pasir Panjang, Ferdinan Masae kecewa akan kualitas proyek pekerjaan jalan yang dikerjakan tahun lalu  diwilayahnya. Karena pekerjaaan jalan tersebut  terkesan asal jadi.Untuk itu dirinya janji akan mengawal semua proses pekerjaan jalan yang akan dilaksanakkan di tahun ini di wilayahnya

“Saya sangat kecewa pekerjaan jalan ditahun kemarin itu, semuanya sudah rusak, untuk itu, mulai tahun ini, saya kan pantau langsung pengerjaannya, mulai dari proses awalnya sampai pada tahap akhir,” kata  Ferdinan Masae saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, (14/9).

Ferdinan menjelaskan, Setelah ditelusuri, rupanya, salah satu penyebab buruknya pengerjaan jalan tersebut dikarenakan adanya penimbunan material yang terkesan hanya untuk mempertebal vulome jalan, sebelum dilakukan Hotmix.

Hal buruk lainnnya, lanjut Ferdinan, bahwa tidak dibuatkannnya penahan pada tepian badan jalan hotmix tersebut, sehingga semua material akan tergerus jika musim hujan tiba. Karena letak wilayah pasir panjang berada pada dataran tinggi, maka saat musim hujan tiba akan  menguras semua material tersebut.

“Hal tersebut sudah saya disampikannnya ke konsultan dan pengawas lapangan, namun sampai saat ini belum ada tanggapan, sehingga dwngan kondisi tersebut maka warga  pasir panjang secara swadaya membuat tanggul tepian badan jalan secara gotong-royong,” tegasnya.

Ferdinan mengaku, dengan kondisi pekerjaan jalan yang tanpa memikirkan akan kualitas dari pihak ketiga yang melaksanakan, maka pasti buat warga jadi kecewa. Padahal, seluruh proses pengerjaan jalan sudah didahului dengan survei untuk melihat langsung keadaan jalan, dan  kemudian dihitung anggarannnya lalu dibuat perencanaan sesuai kebutuhan. Namun ternyata, pekerjaan yang mereka laukan sangat tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan, asal-asal saja.

“Proyek pekerjaaan jalan di wilayah ini, benar-benar sangat mengecewakan, sebab jika dalam pekerjaan  mereka turun lapangan kemudian direncanakan benar-benar, maka kualitasnya tidak seperti ini,” ujarnya. (riflan hayon)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...