spot_img

Oknum Dari Kemenpera Diduga Bermain Proyek MBR

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Mangihut Sinaga mengatakan ada dugaan orang dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera)  bermain dalam kasus perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di delapan Kabupaten/Kota di NTT.

“Kita sudah koordinasi dengan Kejari disetiap daerah penerima bantuan MBR untuk lakukan penyelidikan kasus ini, saya menduga kuat bahwa ada keterlibatan orang-orang kemententerian, ”kata Kajati NTT, Mangihut sinaga, Selasa (4/3/2014).

Sinaga mengatakan, Kejati NTT mulai melakukan penyelidikan atas proyek MBR yang dibangun di delapan kabupaten/kota di wilayah NTT. Untuk mengungkap kasus dugaan korupsi pada proyek tersebut, pihaknya telah mengeluarkan surat perintah penyelidikan (Sprinlid) kepada tim penyidik yang telah dibentuk, untuk melakukan penyelidikan terhadap proyek Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI yang diduga dikerjakan asal jadi.

Dijelaskan, kasus ini pertama kali terungkap di Kabupaten TTS, dimana sesuai laporan masyarakat dan penyelidikan di lapangan, pihak mendapati sebagian besar rumah MBR dibangun tidak sesuai spesifikasi teknis. Beranjak dari fakta tersebut, kata dia, pihaknya lalu melakukan pengembangan penyelidikan ke kabupaten penerima bantuan proyek MBR yang lain, dan ternyata fakta lapangannya pun tidak jauh berbeda dengan yang terjadi di Kabupaten TTS.

Selain itu, lanjutnya, dalam kasus MBR tersebut dugaan kuat adanya keterlibatan orang-orang di Kementerian. Dirinya berani mengatakan hal itu karena dalam proyek tersebut dana yang digunakan mencapai Rp 1 Triliun namun perumahan tersebut dikerjakan asal jadi.

Menurutnya, belum lama ini tim Kejati NTT juga turun melakukan penyelidikan ke Kabupaten Alor, dan mendapati kondisi bangunan rumah MBR yang diduga dikerjakan tanpa juklak dan juknis proyek, dan proses pengerjaan perumahan dilakukan secara asal-asalan dengan standar kualitas yang sangat buruk. (van)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...