spot_img

Pasca Putusan Kemenkumham, Demokrat NTT Gelar Doa Syukur

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Setelah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) menetapkan Kepengurusan Partai Demokrat yang sah adalah dibawah kepemimpinan Ketua DPP Agus Harimurti Yudoyono,

Kupang,-Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur, menggelar acara syukuran dan doa bersama, terkait keputusan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) yang menolak keabsahan Kongres Luar Biasa Partai Demokrat versi Deli Serdang. Giat itu berlangsung di Kantor DPC PD Demokrat Kota Kupang. Kamis, (1/3/2021) siang.

Dalam giat yang bertema, “Puji Syukur Demokrasi Telah Terselamatkan, Demokrat Jaya,Jaya,Jaya” itu, hadir Ketua DPD PD NTT, Jefri Riwu Kore, bersama pengurus DPD, Ketua DPC PD Kota, Herry Kadja bersama pengurusnya, Ketua DPC PD kab Kupang, Winston Neil Rondo bersama pengurusnya serta Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota, Maudy Dengah dan Wakil Ketua Fraksi, Elbert Manafe, Sekretaris Djunaedi Kana, dan Anggota Fraksi PD, Yeki Thobias Foeh juga Gustaf Ndaomanu.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD PD NTT, Jefri Riwu Kore menyampaikan apresiasi atas solidnya seluruh kader Demokrat di NTT yang terus bersatu dan tetap mencintai Partai Demokrat yang dipimpin Agus Harimurti Yudoyono (AHY) sebagai Ketua Umum.

Ia menambahkan, doa bersama ini sebagai bentuk syukur karena penyertaan Tuhan atas putusan Kemenkumham RI, yang menolak hasil KLB Deli Serdang yang ingin menghancurkan demokrasi di NKRI. Dimana dinamika dualisme kepengurusan dari parpol berlambang mercy terjadi selama hampir dua bulan terakhir. Jefry yakin AHY bisa menjadi pemimpin besar di Negara Indonesia.

“Saatnya kita untuk menata kembali partai ini, saya percaya AHY akan menjadi pemimpin di Negara ini,” ungkapnya.

Dengan demikian, Jefry yang saat ini juga pemimpin di Kota Kupang, berharap seluruh Kader atau pengurus Partai Demokrat hingga tingkat kecamatan, tetap solid dan terus bekerja dan memperjuangkan hak rakyat bagi kemajuan Bangsa Indonesia.

“Oleh karena itu, teman-teman yang saat ini kita sudah solid, mari kita jaga terus sehingga menjadi kekuatan untuk kita terus memperjuangkan kepentingan rakyat,” jelasnya.

Jeriko sapaan akrab Ketua DPD PD NTT ini pun menginstruksikan, agar seluruh pengurus dari tingkat Kota dan Kabupaten, segera menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih, dengan menancapkan baliho disetiap lingkungan masyarakat, agar masyarakat juga mendukung dan bersyukur bahwa Demokrasi di Indonesia telah terselamatkan.

“Kita punya kesemapatan sekarang lewat baliho-baliho yang akan dipasang di lingkungan masyarakat sebagai ucapan syukur kita kepada Tuhan,” pungkas Jefry. (*)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...