spot_img

Pemda Ende Utang Ke Bulog Rp 3,5 Miliar Untuk Beras ASN

Date:

Share:

Ende, seputarntt.com – Pemerintah  Daerah (PEMDA) kabupaten Ende menunggak utang sebesar Rp 3,5 miliar kepada Badan Urusan Logistik (BULOG) Sub Divre Ende. Utang tersebut timbul akibat penyaluran beras bagi ASN dilingkup Pemda Kabupaten Ende sejak tahun 2015 sampai bulan Maret 2017.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Divre Bulog Ende, Aceng Nurdin kepada media di ruang kerja, Jumat, 13 April 2018.

Utang Pemda Kabupaten Ende sebesar Rp 3. 535. 419. 120,- kepada Bulog Sub Divre Ende tersebut timbul akibat perbedaan regulasi dalam penjualan harga beras bagi ASN di lingkup Pemda kabupaten Ende, dimana Pemda kabupaten  Ende menggunakan peraturan Kementerian Keuangan sedangkan Bulog menggunakan peraturan Kementerian BUMN.

Rincian utang Pemda kabupaten Ende yang dijelaskan, Aceng Nurdin, antara lain

1. Bulan Januari-Maret 2015, harga yang dibayar Pemda sebesar Rp 8.047,- sedangkan harga penjualan Bulog sebesar Rp 8.325,- , sehingga terjadi perbedaan harga sebesar Rp 278,-. Dan beras yang disalurkan Bulog  ke Pemda sebanyak 542.180 Kg sehingga menyebabkan utang sebesar Rp 150.726.040,-.

2. Bulan April-Desember 2015, harga yang dibayar Pemda sebesar Rp 8.047,- sedangkan harga penjualan Bulog sebesar Rp. 8.790,- sehingga terjadi perbedaan harga sebesar Rp. 743,-. Dan beras yang disalurkan Bulog ke Pemda sebanyak 1.652.040 Kg sehingga menyebabkan utang sebesar Rp 1.220.035.720,-.

3. Bulan Januari-Desember 2016, harga yang dibayar Pemda sebesar Rp 8.047,- sedangkan harga penjualan Bulog sebesar Rp 8.857,- sehingga terjadi perbedaan harga sebesar Rp 818,-. Dan beras yang disalurkan Bulog ke Pemda sebanyak 1.252.600 Kg sehingga menyebabkan utang sebesar Rp 1.842.626.800,-.

4. Bulan Januari-Maret 2017, harga yang dibayar Pemda sebesar Rp 8.047,- sedangkan harga penjualan Bulog sebesar 8.725,- sehingga terjadi perbedaan harga sebesar Rp 678,-. Dan beras yang disalurkan Bulog ke Pemda sebanyak 501.520 Kg sehingga menyebabkan utang sebesar Rp 340.030.560,-.

Aceng menambahkan akibat dari utang tersebut maka sejak bulan April 2017, Bulog Sub Divre Ende telah menghentikan penyaluran beras bagi ASN di lingkup Pemda kabupaten Ende. Dan pihaknya berharap persoalan ini segera diselesaikan dengan cepat. (EK)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...