spot_img

Pemlik Toko Merlin Ditemukan Membusuk

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com  –  David Chandara (65) yang merupakan pemilik Toko Duta Merlin, ditemukan tewas di dalam tokonya, Rabu (30/12/2015) sekitar pukul 17:00 Wita. Jenazah korban ditemukan dalam keadaan tanpa busana dan  sudah membusuk serta mengeluarkan bau tidak sedap.

Informasi tewasnya korban pertama kali diketahui oleh Andreas No Brias karyawan Toko familiy yang bersampingan dengan toko korban. Dirinya mencium bau tidak sedap dari toko merlin. Karena curiga dirinya melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.

” Sekitar Jam 8 pagi saya cium ada bau tidak enak yang sumbernya dari toko korban. Saat saya cerita pada teman saya, dia bilang mungkin bau itu berasal dari bangkai tikus. Sorenya bau tersebut semakin kuat. Saya semakin curiga jadi saya coba lihat kedepan toko korban dan terlihat banyak lalat. Saya lalu melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian,” tutur Andreas.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Budi Hermawan, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Didik Kurnianto, SIK kepada wartawan mengatakan ketika menerima laporan tersebut, dirinya langsung turun ke lapangan bersama anggota Polres Kupang Kota lainnya ke TKP.

Dikatakan Didik, saat dibuka pintu toko, jenasah korban sudah mengeluarkan bau busuk. Saat masuk kedalam, jenazah korban ditemukan di ruang dapur tepat di depan pintu kamar mandi dengan keadaan tubuh korban sudah membengkak.Dan dalam pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan tidak barang toko yang hilang.

” Dari informasi keluarga korban, diketahui korban selama ini mengidap penyakit stroke dan selama ini tinggal sendiri di dalam tokonya. Korban diduga sudah meninggal beberapa hari yang lalu,” kata Kurnianto.
Ponakan korban, Willy Chandra ketika dikonfirmasi wartawan  membenarkan jika korban pernah mengalami stroke yang menyebabkan korban kesulitan berjalan.

” korban memang sudah lama tinggal sendiri sedangkan istri dan dua orang anaknya tinggal di Atambua. Hanya sesekali saja anak-anak korban datang melihat keadaan korban,” kata Willy. (joe)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...