spot_img

PLN Kupang Diberi Krans Bunga Karna Pemadaman Listrik

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Sejumlah krans bunga diberikan kepada manajemen PLN Cabang Kupang oleh ratusan masa yang datang menggeruduk kantor tersebut karena kesal dengan pemadaman listrik dalam durasi yang lama dan cakupan area yang luas.

Krans bunga tersebut bertuliskan RIP PLN NTT, Turut berduka cita atas kinerja PLN dan sejumlah rasa kekesalan lain yang dituliskan dalam krasn tersebut. Selain krans Bunga, massa yang datang juga membawa puluhan poster yang bertuliskan tentang kekesangan maupun rasa kecewa terhadap aksi pemadaman yang dilakukan oleh PLN.

Para orator dengan tegas bahwa mulai besok (Rabu, 18/11/2015) warga Kota akan datang dalam jumlah yang banyak dan siap menduduki kantor PLN hingga waktu yang tidak ditentukan. “Kami akan datang membawa peralatan masak dan mandi dan siap menduduki kantor PLN,” tegas Sarah Lerry Mbuik.

Massa yang mendatangi kantor Cabang PLN Kupang membawa krans bunga sebagai simbol matinya manejemen PLN yang tidak berpihak kepada warga, massa berjalan kaki dari depan Kantor Pos Giro NTT menuju Kantor PLN area Kupang sambil melakukan orasi.

Dalam orasinya, Sarah Leri Mbuik, Ketua Gerakan demonstrasi ini menuntut beberapa hal. Diantaranya, menuntut manejemen PLN Cabang Kupang untuk menghentikan pemadaman listrik secara sepihak dan sewenang-wenang, serta menjamin pemenuhan kebutuhan listrik bagi warga secara terus menerus sesuai standar mutu.

Massa juga menuntut penghentian pemasangan baru, terutama untuk kepentingan bisnis semisal hotel, ruko dan pusat perbelanjaan skala besar. Hentikan semua bentuk pemakasaan kepada pelanggan untuk lakukan migrasi dari meteran pasca bayar ke pra bayar.

Selain itu massa juga menolak program listrik pra bayar karena tidak layak teknis di NTT. Mendesak Kepolisian agar menyelidiki pelanggaran dan pengabaian terhadap hak-hak pelanggan, meminta DPRD NTT dan Kota Kupang untuk mengambil langkah demi kepentingan masyarakat NTT dan meminta BPK untuk melakukan audit investigatif dan audit forensik,  terkait pengelolaan keuangan di PT PLN Cabang area Kupang dan PLN Wilayah NTT.

Apabila pihak PLN tidak tanggapi hal ini, massa berjanji akan kembali melakukan demonstrasi besok dengan jumlah yang lebih banyak, hingga PLN mengabulkan tuntutan massa. “ Kalau mereka tidak indahkan, esok kami akan lakukan aksi dengan jumlah yang lebih besar, sampai PLN penuhi tuntutan kami,” tegas Sarah Lery Mbuik. (joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...