spot_img

Sabu Raijua Ranking 8 DOB Terbaik Se-Indonesia

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Kabupaten Sabu Raijua berhasil menempati rangking 8 dengan skor 76,2 hasil evaluasi Daerah Otonomi Baru (DOB) dari 36 DOB yang dibentuk pada tahun 2008-2009. Evaluasi ini dilakukan oleh Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri untuk Lima tahun pembentukan daerah otonomi baru

“Jadi Setiap tahun ada evaluasi dari Dirjen Otda terhadap DOB. Sabu Raijua termasuk dalam DOB yang dibentuk pada tahun 2008-2009 bersama 35 DOB lain nya di Indonesia. Hasil Evaluasi pada tahun 2014, Sabu Raijua menempati urutan ke-8 dengan skor 76,2,” kata Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome kepada wartawan di Kupang, Kamis (9/10/2014).

Marthen mengatakan, Sabu Raijua pernah diekspos oleh media bahwa termasuk dalam 5 DOB terburuk. Namun selama memimpin sabu Raijua pihaknya terus berusaha meningkatkan skor yang menjadi indikator penilaian bagi DOB oleh Dirjen Otda.

“Perlu kami jelaskan bahwa saat itu Sabu Raijua hanya mendapatkan skor 40 ketika masih dijabat oleh Penjabat Bupati, Thobias Uly dimana hasil evaluasi itu pada tahun 2009-2010. Ketika kami menjabat tahun 2011 kami berusaha meningkatkan skor tersebut menjadi 64 kemudian naik menjadi 71 dan sekarang menjadi 76,2,” papar Marthen.

Merthen Dira Tome mengatakan bahwa, penilaian buruk terhadap Daerah Otonom Baru harus menjadi warning bagi Gubernur ketika hendak menempatkan seseorang menjadi penjabat bupati. Sebab dua atau tiga tahun pertama ketika sebuah Kabupaten baru dijabat seorang Penjabat akan dinilai oleh Kemendagri.

“Jangan heran ketika sebuah daerah baru dinilai buruk karena penjabat yang ditempatkan tidak tahu apa yang harus dia buat. Untuk itu ini adalah warning buat pak Gubernur ketika hendak menempatkan seseorang menjadi penjabat bupati di daerah baru,” pungkasnya.

Menurut Marthen, Meningkatnya skor hasil evaluasi tersebut karena adanya akselerasi pembangunan yang dilakukan diberbagai bidang, baik pendidikan, ekonomi maupun kesehatan. “Indikator ini yang akan dinilai oleh kemendagri lewat Dirjen Otda, apakah ada peningkatan atau tidak,” ujarnya.

Namun, dia mengaku tidak berbangga dengan hasil yang dicapai, tapi masih akan terus meningkatkan pelayanan wajib maupun pilihan, seperti infrastruktur dan peningkatan kesejahtraan masyarakat. “Kami masih memiliki waktu satu tahun jabatan untuk melakukan akselerasi pembangunan di berbagai bidang,” pungkasnya. (Joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...