spot_img

SD Fillial Naileo Butuh Perhatian Pemkab Kupang

Date:

Share:

Oelamasi, seputarntt.com – Masyarakat Desa O’haem 1 Kecamatan Amfoang Selatan April 2013 lalu berhasil membangun sebuah gedung SD secara swadaya. Walaupun masih bersifat darurat karena atapnya masih terbuat dari alang-alang namun SD yang diberi nama SD Filial Naileo tersebut kini telah memiliki 30 siswa yang duduk di Kelas 1.

Kepala SD Filial Naileo, Elifas Tamoes kepada wartawan di depan gedung sekolahnya, Kamis (1/5) menjelaskan, SD yang dipimpinnya merupakan pecahan dari SD Negeri 1 O’haem. Karena SD Negeri 1 O’haem jaraknya jauh dari pemukiman warga yakni kurang lebih 4 Km maka masyarakat setempat tahun 2011 lalu berembuk untuk membangun sebuah sekolah dasar secara swadaya.

Hasil rembukan para tokoh masyarakat setempat, kata Tamoes, diwujud nyatakan di bulan Oktober 2012 lalu dengan membangun 2 ruang kelas ditambah 1 ruang pertemuan dan 1 ruang guru. Kemudian mulai tahun ajaran baru 2013/2014, SD tersebut mulai berani menerima siswa baru.

Menurutnya, sebanyak 30 siswa yang belajar di sekolah yang dipimpinnya tersebut berasal dari dusun 4. Mereka terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SD tersebut karena jarak yang jauh dari sekolah induk tidak tepat bagi anak seusia mereka.

Ditanya tentang tenaga guru, Tamoes menjelaskan, saat ini dirinya dibantu oleh 3 relawan tamatan SMA yang berasal dari desa setempat. Setiap bulan ketiga relawan ini mendapatkan uang transport sebesar Rp100 ribu. Uang tersebut jug merupakan hasil swadaya dari 160 kepala keluarga yang menyekolahkan anak mereka di sekolah tersebut.

Dikatakan, sebagai pimpinan di SD tersebut dirinya berharap Pemkab Kupang melalui Dinas PPO dapat memberikan perhatian kepaa sekolah tersebut dengan segera memproses status dari sekolah itu. Sebab jika sekolah tersebut statusnya telah jelas maka dengan sendirinya ada perhatian dari Negara guna memajukan sekolah itu termasuk kebutuhan tenaga pengajar.

Ditambahkan, sejak Oktober 2013 lalu pihaknya telah memasukkan permohonan untuk status sekolah itu namun hingga kini belum ada jawabannya. Akibatnya, dari gedung sekolah sampai meja dan kursi serta pembayaran tenaga pengajar juga harus dilakukan secara swadaya oleh 160 kepala keluarga di Desa setempat.
Namun Tamoes mengaku kondisi ini tidak boleh berlangsung terlalu lama sehingga peserta didik yang mengenyam pendidikan di SD Fillial Naileo bias memperoleh fasilitas yang memadai seperti pelajar di sekolah lainnya. Jika semua sarana dan prasarana di sekolah tersebut telah memadai maka dirinya yakin pelajar di SD tersebut tidak kalah bersaing dengan pelajar dari sekolah lainnya.

Untuk itu, dirinya berharap Bupati Kupang Ayub Titu Eki yang melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah tersebut, Senin (1/4) kemarin tidak menutup mata terhadap kelangsungan dari sekolah itu.  (sho)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...