spot_img

SMAN 2 Kupang Juara Debat Kekerasan Seksual Anak

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – SMA Negeri 2 Kupang keluar sebagai pemenang dalam lomba debat antar siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Pertama  (SMP) tingkat Kota Kupang, dengan tema “kekerasan seksual  anak” dalam rangka memperingati 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang diselenggarakan Lembaga Rumah Perempuan Kupang.

Direksi  Lembaga Rumah Perempuan Kupang, Libby Ratuarat-Sinlaeloe pada acara pembukaan, di Hotel Olive-Kupang,Jumat (12/11/2014) mengatakan, lomba debat ini dilakukan dalam rangka memotifasi dan membuka pemahaman para siswa soal kekerasan seksual anak. Dengan demikian mereka bisa mencegah, sekaligus mengkampanyekan kepada orang lain baik di lingkungan sekolah maupun kepada masyarakat umum.

“Kegiatan lomba ini bukan hanya sekedar mencari siapa menang dan kalah, namun lomba ini bagaimana menilai pemahaman mereka soal isu-isu yang berkaitan dengan kekerasan seksual bagi anak,” katanya.

Ia mengatakan, posisi kekerasan seksual terhadap anak di Kota Kupang sudah cukup marak terjadi, sehingga melalui debat bisa menjadi media kampanye oleh para siswa ditingkat sekolah maupun dilingkungan.

Lomba ini diikuti oleh 9 regu yang berasal dari SMA Negeri 2 Kupang, SMA Negeri  9 Kupang, SMA Negeri 1 Baumata dan SMP Negeri  3 Kupang. Dari hasil penilian tim juri yang terdiri dari junarlis, tokoh agama serta Lembaga Rumah Perempuan, memutuskan tim SMA Negeri 2 Kupang yang wakili oleh Lenny Karunia Putri dan Ester Wolo keluar sebagai pemenang dengan nilai 2.399. Juara dua diraih oleh SMA  Negeri 9  dengan nilai 2.200 dan juara tiga diraih SMP Negeri 2 dengan perolehan nilai 2.020.

Lenny Karunia Putri dan Ester Wolo yang ditemui usai menerima hadiah dan piala mengatakan, lomba yang dilakukan telah memberi pemahaman kepada para siswa bagaimana menghindari hal-hal yang bisa memicu kekerasan seksual terhadap anak. “Saya siap menjadi juru kampanye, karena anak-anak adalah generasi penerus bangsa sehingga sehingga langkah pencegahan perlu dilakukan dari sekarang,” katanya.(riflan hayon)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...