spot_img

SMA/SMK di NTT Banyak Yang Belum Terakreditasi

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Sebanyak 50 persen atau 407 dari total 811 SMA, SMK dan SMA Luar Biasa di Nusa Tenggara Timur (NTT) belum terakreditasi. Jumlah sekolah yang sudah terakreditasi sebanyak 404 sekolah dengan kualifikasi akreditasi A, B dan C.

Kepala Dinas Pendidikan NTT, Johanna Lisapaly sampaikan ini disela- sela kegiatan Pelatihan Manajemen Mutu Untuk Akreditasi Sekolah Swasta se- NTT di Kupang, Selasa, 18 Desember 2018. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) NTT.

BMPS NTT menginisiasi kegiatan pelatihan manajemen mutu tersebut. Karena salah satu kesulitan yang dihadapi sekolah adalah mengikuti ketentuan yang dipersyaratkan Badan Akreditasi Nasional (BAN). Salah satu syarat yang harus dipenuhi sekolah- sekolah, termasuk sekolah swasta adalah pengisian akreditasi menggunakan data dengan dokumen- dokumen yang dibutuhkan. Jika sekolah tidak mengikuti syarat- syarat yang ditetapkan, akan menjadi kesulitan bagi sekolah tersebut untuk diikutkan dalam akreditasi.

“Sekolah baru bisa mengikuti kegiatan akreditasi, bila sudah mengisi data yang dilengkapi dengan dokumen- dokumen dan dinyatakan lolos atau memenuhi syarat,” kata Lisapaly.

Ia menjelaskan, setiap empat tahun, BAN melakukan akreditasi terhadap semua sekolah. Karena itu, sekolah- sekolah yang sudah terakreditasi A dapat mempertahankan akreditasi yang dimiliki. Sedangkan bagi sekolah yang terakreditasi B, bisa meraih akreditasi A, dan akreditasi C bisa meraih akreditasi B bahkan bila perlu langsung akreditasi A. Karena itu delapan standar nasional harus diperhatikan dengan sungguh oleh semua sekolah.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Alo Min dalam pemaparan materinya menguraikan jumlah sekolah yang telah terakreditasi. Untuk tingkat SMA, dari total 521 sekolah, yang telah terakreditasi sebanyak 240 sekolah. Rinciannya, akreditasi A sebanyak 50 sekolah, akreditasi B ada 142 sekolah, dan akreditasi C ada 77 sekolah. Untuk tingkat SMK, dari total 271 sekolah, yang telah terakreditasi sebayak 161 sekolah.

Rinciannya, akreditasi A sebanyak 19 sekolah, akreditasi B ada 37 sekolah, dan akreditasi C ada 38 sekolah. Sementara itu, untuk tingkat SMA Luar Biasa, dari 19 sekolah yang telah terakreditasi sebanyak enam sekolah. Rinciannya, akreditasi B ada satu sekolah dan akreditasi C ada lima sekolah. Belum ada satu SMA Luar Biasa yang memperoleh akreditasi A.

Ketua Umum BMPS NTT, Winston Neil Rondo menyatakan, BMPS bertugas untuk melakkan advokasi dan fasilitasi sekolah- sekolah swasta. Karena itu pihaknya terus berjuang agar sekolah swasta selalu bekerja sama dalam membangun kebersamaan. Karena bayak sekolah swasta yang belum terakreditasi.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, ada kebersamaan diantara sekolah- sekolah swasta untuk meningkatkan mutu pendidikan,” katanya. (NTER)

 

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...