spot_img

Awali Semester Genap, Kepala SMK Katolik St.Yosef Nenuk Lakukan Rapat Persiapan

Date:

Share:

Atambua, seputarntt.com – Mengawali semester genap Tahun 2022, Kepala SMK Katolik St.Yosef Nenuk, Pater Petrus Dile Bataona, SVD melakukan rapat persiapan dan koordinasi untuk menyiapkan kegiatan pembelajaran dan agenda lainnya pada semester genap.

Rapat yang berlangsung pada Kamis (6/1) hingga Jumat (7/1) ini dihadiri oleh seluruh guru dan pegawai.

Masih dalam suasana Natal dan Tahun Baru, Pater Petrus tak lupa menyampaikan Selamat Natal dan Tahun Baru 2022 dengan penuh kehangatan.

Dalam rapat yang berlangsung dua hari ini, dibahas banyak hal diantaranya terkait hasil evaluasi program pembelajaran, evaluasi nilai, pendaftaran SMK Katolik St.Yosef Nenuk sebagai pusat keunggulan di tahun 2022, rencana anggaran biaya (RAB) jurusan dan pembahasan kurikulum vokasi 4 tahun SMK Katolik St.Yosef Nenuk dengan Politeknik Negeri Kupang dan dunia industri/dunia usaha (Dudi).

Selain itu, dibahas juga persiapan perangkat pembelajaran dan hal teknis pembelajaran di kelas dan di Dudi dan pembentukan panitia ujian sekolah untuk kelas XII.

Pater Petrus juga menyampaikan beberapa program yang akan berlangsung beberapa hari ke depan, antara lain, persiapan ujian bagi kelas XII dan persiapan berkas setiap jurusan untuk pendaftaran SMK Katolik St.Yosef Nenuk sebagai pusat keunggulan di tahun yang akan datang.

“Pendaftaran untuk SMK Pusat Keunggulan tahun 2022 telah dibuka pada tanggal 23 Desember kemarin hingga 14 Januari 2022 mendatang tapi karena banyaknya persyaratan maka kita lengkapi dulu.

“Tahun ini mungkin tidak bisa. Jika tahun depan berkasnya lengkap maka pasti kita daftar, karena itu diharapkan setiap jurusan kerja dan lengkapi persyaratan-persyaratan yang ada,” ungkap Pater Petrus.

Terkait penilaian, lanjut Pater Petrus menegaskan agar para guru melakukan penilaian secara mutlak, dan harus berdasarkan data serta merujuk pada proses yang telah dilaksanakan.

Hal ini disampaikannya untuk memastikan kualitas para guru dan siswa harus benar-benar terukur.

Untuk penilaian, lanjut dia menambahkan ada tiga kriteria yang perlu diperhatikan secara serius oleh para guru diantaranya Ahklak, pengetahuan dan keterampilan.

Bukan hanya tugas para wali kelas saja namun tugas dan kewajiban pemdampingan anak-anak secara komprehensif dari seluruh guru.

“Jangan kita hanya kejar nilai saja, tapi ahlak itu sangat penting,” pesan Anggota Provinsial SVD Timor ini.

Pada kesempatan yang sama, Pater Petrus menegaskan bahwa setelah melakukan persiapan-persiapan selama beberapa hari ke depan, KBM akan dimulai pada tanggal 10 Januari 2022 yang akan berlangsung secara offline dengan sistem shift bagi kelas XII. (Agus Kefi)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...