spot_img

Bupati Sabu Raijua Presentasi Hasil Pembangunan Untuk Dohawu di Kupang

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Bupati Sabu Raijua, Marthen L. Dira Tome dan Wakil Bupati Nikodemus N. Rihi Heke, mempresentasikan hasil pembangunan selama 4 tahun kepemimpinan mereka kepada Masyarakat Sabu Rajua yang ada di Kupang. Kegiatan ini dilakukan di restoran nelayan, Sabtu, (24/1/2015).

Acara yang dikemas dalam seminar sehari tersebut mengambil tema Sabu Raijua menuju kemandirian dan sub tema dengan semangat orang sabu raijua juga bisa, kita kita lestraikan pembangunan berkesinambungan menuju masyarakat sejahtera.

Berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan pasangan yang dikenal dengan tagline Paket Mandiri saat Pilkada 2010 silam dipaparkan kepada para undangan. Tampil sebagai pemateri Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome dengan moderator Wakil Bupati, Nikodemus Rihi Heke.

Pada Kesempatan tersebut Marthen Dira Tome menyampaikan dengan Visi menjadikan Sabu Raijua menjadi Kabupaten yang inovatif, maju dan bermartabat, ada 8 misi dalam kepimpinan mereka yang hendak mereka lakukan untuk pembangunan Sabu Raijua.

Delapan misi tersebut yakni peningkatan kualitas pelayanan publik, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan peningkatan inisiatif serta partisipatif masyarakat dalam kegiatan ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan, pemeliharaan dan peningkatan derajad kesehatan masyarakat.

Selain itu, meningkatkan dan meratakan kesempatan untuk memperoleh pendidikan, Peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat  sabu raijua, membangun dan memelihara infrastruktur untuk menunjang pembangunan, menata ruang wilayah pulau sabu dan raijua untuk menjadi pedoman pembangunan wilayah yang tepat sasaran dan tepat guna, dan membangun tataruang kota yang modern dan asri dan pengembangan seni budaya lokal dan promosi pariwisata.

“Kami harus akui bahwa untuk mencapai visi dan misi tersebut, bukan perkara gampang. Namun dengan semangat kerja keras dan tekad yang kuat untuk menjadikan Sabu Raijua menjadi sejajar dengan Kabupaten lain di NTT, maka berbagai cara kami tempuh. Banyak tantangan yang kami hadapi,”ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Marthen Dira Tome membuka ruang tanya jawab bagi para undangan untuk menanyakan berbagai hal tentang pembangunan di Sabu Raijua termasuk berbagai isu miring yang sempat dilansir media massa. Sesi tanya jawab ini mendapat respon yang cukup besar dari para undangan. Ada yang bertanya soal BBM, listrik, pupuk serta berbagi kebijakan yang di ambil pemkab sabu raijua.

Semua pertanyaan dijawab oleh Marthen Dira Tome dan Ketua DPRD Sabu Raijua, Paulus Rabe Tuka. kegiatan ini berlangsung selama tujuh jam dan berakhir dengan foto bersama. (joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...