spot_img

Dugong Alor Terjerat Tali dan Nyaris Mati

Date:

Share:

Kalabahi, seputarntt.com – Dugong Alor yang menjadi salah satu icon wisata kebanggaan masyarakat Nusa Kenari nyaris mati akibat terjerat Tali dibagian ekornya.

Hal ini disampaikan Eskol, salah seorang warga yang tanpa sengaja melihat kejadian tersebut diperairan Pulau Sika, lokasi mamalia laut tersebut berada.

Eskol kepada media pada Minggu, 28/5/2023 mengisahkan, awalnya ia bersama beberapa temannya sedang mencari titik kumpul ikan halus diseputaran laut Pulau Sika.

Dalam pencarian tersebut, tambahnya, ia merasa sedikit aneh sebab “Mawar” (Panggilan akrab dugong) tampak tidak terlihat.

“Biasa kalau kita lewat dugong pasti sambut kita.Tapi selama sekitar setengah jam lamanya Mawar tidak muncul,” kata Eskol.

Ketika itu, lanjutnya, ia melihat sebuah pelampung yang sementara bergerak timbul tenggelam dipermukaan laut.

“Kami lalu mendekat dan ternyata sebuah tali berukuran besar sementara melilit dibagian ekor dugong. Tampak dugong pun sudah terlihat tidak bergerak dan nyaris mati akibat lilitan tersebut,” ungkapnya.

Melihat kondisi dugong yang sudah tidak bertenaga lagi, ia pun bergegas kedarat untuk mengambil parang untuk secepatnya memotong lilitan itu.

“Dia (Dugong) baru terlepas dari pelampung ketika saya selam dan potong talinya, namun masih ada sisa tali sekitar 4 lilitan diekornya. Saya tidak bisa lepas semua tali karena dugong berubah seperti marah saat talinya terlepas. Perahu kami ditabrak dengan begitu kasarnya,” ungkap Eskol.

Menurutnya, selama seminggu, kondisi dugong berenang dengan ekor masih terlilit tali, dan itu terlihat berat karena dugong sulit menggerakkan ekornya. Berbagai upaya telah dilakukannya namun belum berhasil.

“Dan hari ini (Minggu, 28/5), dengan bantuan beberapa warga serta perjuangan yang begitu berat, tali yang sementara melilit ekor dugong ini bisa saya lepas. Puji Tuhan sekarang bisa kelihatan dia bebas bergerak dan sudah tampak ekornya bisa diangkat ke permukaan air” tutup Eskol.

Untuk diketahui, upaya penyelamatan ini juga disaksikan langsung tim media dilokasi kejadian. Tampak dugong mengamuk begitu kencangnya saat Eskol dan beberapa temannya berusaha memotong tali diekornya. (Pepenk/Tim)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...