spot_img

HAN 2017, BP St.Elisabeth Nita Ajak Anak-Anak Jadi Generasi Emas

Date:

Share:

Maumere,seputarntt.com – Hari Anak Nasional (HAN) 2017 dimanfaatkan Balai Pengobatan (BP) St. Elisabeth Nita untuk mengadakan kegiatan yang melibatkan puluhan anak usia dini dan Seminar bagi orang tua, Minggu (20/8/2017). Kegiatan itu meliputi lomba mewarnai, lomba balita sehat dan perlombaan lainnya. Sementara untuk orang tua diadakan seminar awam yang melibatkan dokter anak dan dokter kandungan.

Ketua Panitia kegiatan ini, dr. Ardio Rizky Tansil, Tan mengungkapkan, tujuan diadakannya berbagai kegiatan tersebut sejatinya untuk mempersiapkan anak sebagai generasi penerus bangsa yang cerdas, kreatif dan mandiri. Baginya, anak-anak usia dini harusnya mulai diarahkan sehingga dapt menjadi generasi emas di kemudian hari.

Anak-anak usia dini, lanjutnya perlu mendapat perhatian serius pasalnya di usia yang masih relatif muda rentan terhadap pengaruh negatif perkembangan zaman yang kian canggih. Karena itu, orang tua wajib memantau tumbuh kembang anaknya sehingga dapat menjadi generasi penerus bangsa yang baik.

“Kegiatan ini sebenarnya untuk merangsang anak-anak untuk lebih kreatif makanya kami adakan lomba mewarnai. Kami juga berusaha untu melatih mental mereka dengan mengadakan pertunjukan fashion dan menyanyi serta mendeklamasikan puisi,” ujar Kepala BP St. Elisabeth Nita ini.

Lebih dari itu, lulusan fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya ini, meminta orang tua untuk memperhatikan kesehatan anak-anak karena menurutnya, kesehatan anak khususnya di Kecamatan Nita masih terbilang jauh dari apa yang seharusnya. Anak-anak masih dibiarkan bebas untuk bersentuhan dengan alam bebas yang tentunya kurang higienis sehingga merekagampang sakit.

“Anak-anak masih dibiarkan bebas bermain tanah, bermain air, tidak cuci kaki dan tangan sehingga mereka mudah sakit. Jadi lewat kegiatan ini kami lebih ke upaya promotif sehingga anak-anak terutama orang tua bisa tahu soal kesehatan itu yang bagaimana,” kata dr. Ardio.

Ardio juga meminta perhatian dari pemerintah Kabupaten Sikka untuk meningkatkan sosialisasi dan sharing pengetahuan bagi orang tua sehingga orang tua makin sadar mengenai pentingnya kesehatan anak karena hingga saat ini angka kesakitan anak di kabupaten Sikka masih tinggi.(tos)

 

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...