spot_img

Insentif Pengajar PAUD – TK Di Sabu Raijua Naik Lebih Dari 100 Persen

Date:

Share:

Menia, seputarntt.com – Pemerintah Sabu Raijua kembali membuat kebijakannya yang berpihak bagi para pengelola dan Pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) serta Taman Kanak – kanak (TK) se Kabupaten Sabu Raijua dengan cara menaikkan insentif para pendidik anak usia dini tersebut.

Hal ini terungkap dalam kegiatan tatap muka Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome bersama seluruh pengelola, pengajar Paud dan TK yang ada di Sabu Raijua, Kamis, (19/11/15). Tenaga pengelola Paud dan TK yang berjumlah 143 orang, mendapat kenaikan insentif dari sebelumnya hanya Rp. 250 Ribu menjadi Rp.400 Ribu/bulan, Tenaga Pengajar Paud yang berjumlah 307 orang mendapat kenaikan insentif dari sebelumnya Rp.300 Ribu menjadi Rp.600 ribu/bulan sedangkan tenaga pengajar TK yang berjumlah 29 orang, yang sebelumnya hanya diberi upah sebesar Rp.300 ribu naik menjadi Rp.1,2 Juta.

“Saya memiliki keinginan agar upah yang diberikan bagi para pengelola serta pengajar Paud dan TK di Sabu Raijua bukan cuma begitu, namun harus bisa lebih lagi. Hal ini belum bisa tercapai mengingat Pendapat Asli Daerah (PAD) Sabu Raijua masih terbilang minim. namun ia berharap suatu saat keinginannya dapat terwujud seiring semakin meningkatnya PAD Sabu Raijua,” ujar Dira Tome

Pemerintah Sabu Raijua, lanjut Dira Tome, sedang berupaya untuk meningkatkan PAD Sabu Raijua sebesar – besarnya, namun masih ada beberapa kendala yang dihadapi oleh pemerintah ketika berjuang untuk hal tersebut. Salah satunya adalah masih ada orang yang mencoba menghalangi pemerintah dalam membuka tiap – tiap lahan yang ada di untuk dimanfaatkan sebagai lahan pembangunan Pabrik dan tambak garam yang dapat mendongkrak PAD Sabu Raijua

“Mereka datang dan menghasut masyarakat untuk menolak pembangunan tersebut dengan berbagai alasan yang sangat tidak masuk akal. Orang-orang seperti ini yang tidak mau Sabu Raijua maju,” tegasnya

Dira Tome menjelaskan, orang – orang tersebut saat ini telah berupaya membodohi masyarakat dengan menebarkan informasi dusta, lalu menciptakan konflik ditengah – tengah masyarakat hanya karena kepentingan politik sesaat. Mereka juga sedang berupaya untuk merusak masa depan Sabu Raijua dengan cara – cara yang tidak terpuji lalu kemudian menghilang tanpa memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan melalui ide dan karyanya.

“Orang yang seperti itu memang tidak bisa berbuat apa – apa selain hanya bisa menjadi layaknya seorang Nabi Palsu yang datang menebar kebohongan lalu pergi begitu saja dengan tanpa merasa berdosa,”pungkas Dira Tome.

Dira Tome juga menghimbau seluruh pengajar, pengelola Paud dan Tk  agar menjadi corong bagi seluruh masyarakat dalam memberikan pemahaman yang baik tentang betapa pentingnya Pemerintah melakukan pembangunan – pembangunan yang bertujuan mendongkrak PAD. Hal ini akan membuat masyarakat menjadi lebih sejahtera, termasuk bisa merealisasikan harapan untuk dapat menaikkan insentif para pengelola dan pengajar Paud – Tk di sabu raijua menjadi lebih baik lagi dari yang ada saat ini.

“Itulah pentingnya kita naikkan terus PADS kita, sehingga kalau ada yang bilang tidak perlu naikkan PAD dan hanya berharap uang dari pusat maka itu adalah pembohongan. jadi tugas guru Paud dan guru – guru lainnya harus meyakinkan masyarakat akan pentingnya pembangunan di sabu raijua, karena jika ada yang berupaya menghambat berbagai pembangunan yang sedang dibuat pemerintah maka akan sangat berbahaya bagi daerah ini”. ujar Dira Tome. (dedy lay doma)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...