spot_img

Jonas Salean : Kepsek Yang Langgar Juknis PSB Saya Pecat

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Walikota Kupang, Jonas Salean menegaskan, pihaknya akan menindak tegas para Kepala sekolah (Kepsek) yang berani melanggar Petunjuk Teknis (Juknis) Penerimaan Siswa Baru (PSB) di Kota Kupang. Pasalnya Juknis PSB ini sudah disosialisasi jauh-jauh hari sebelum penerimaan siswa dilkaukan sekolah.

“Juknis sudah jelas mengatur bahwa tidak ada pungutan pada saat penerimaan siswa baru sehingga jika ada kepala sekolah yang melanggar itu saya akan tindak tegas dan pecat dari jabatan yang ada,” tegas Jonas Salean, Jumat (12/7/2014) di Gedung DPRD Kota.

Jonas Salena juga menjelaskan bahwa dalam juknis tersebut selain telah mengatur soal tidak ada pungutan penerimaan siswa baru, juga ada pembatasan rombongan belajar pada setiap sekolah negeri. Ini harus diperhatikan oleh setiap kepala sekolah sehingga tidak merugikan siswa.

“Selain tidak ada pungutan, disitu juga mengatur bahwa setiap sekolah negeri hanya boleh menerima siswa sebanyak 7 rombongan belajar. Satu rombongan belajar atau kelas itu maksimal 37 siswa,” jelasnya.

Jonas mengakui bahwa pihaknya tentu akan memebrikan dispensasi untuk penambahan rombongan belajar bagi siswa yang tingal disekitar sekolah. Saat ini pihaknya sementara melakukan pendataan berapa jumlah siswa yang tinggal disekitar sekolah di Kota Kupang.

“Tim akan mendata jangan sampai memberikan peluang kepada kepala sekolah  menyalahgunakan kondisi tersebut. Jangan sampai siswa yang ada di sekitar sekolah hanya 10 orang tetapi tiba-tiba menjadi 37 orang atau satu rombongan belajar. Jangan sampai yang lebih itu karena bayar saat masuk dan mengakomodir siswa dari luar yang masuk dengan cara membayar. Semua bisa saja terjadi kalau tidak dikerjakan dengan hati yang jujur,” katanya.

Menurut Jonas, penerimaan siswa baru di kota Kupang juga diawasi oleh Ombudsman, PIAR, Bengkel Apek serta beberapa LSM lainnya. “Nah untuk itu saya tidak main-main. Ada yang melanggar Juknis Kita copot,” tegasnya. (riflan hayon)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...