spot_img

Litbangda NTT Kembangkan Penelitian Irigasi Tetes

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com—Badan Pengembangan dan Penelitian Daerah (Balitbangda) Provinsi NTT menggelar kegiatan penerapan hasil Penelitian Irigasi Tetes Tanaman Holtikultura, bertempat di Hotel Silvia Premier, Rabu (6/6/2018).

Dalam sambutannya Kepala Balitbanda NTT, Thomas Bangke mengemukakan, dengan penerapan Irigasi Tetes ini dapat menghasilkan suatu Pedoman Umum (Pedum) atau Petunjuk Teknis Operasional (PTO), tentang irigasi tetes pada tanaman holtikultura di wilayah NTT, yang diterapkan pada kelompok Tani Maju Bersama Desa Naioni Kecamatan Alak.

“Pedum atau PTO ini produk Kelitbangan untuk mendukung pelaksanaan program replikasi oleh Dinas Pertanian, dimana mereka uji coba teknologi ini di wilayah yang kekurangan air dan kepada sebuah kelompok tani,” tegas Thomas Bangke.

Diakui Thomas Bangke, dengan adanya kegiatan ini, akan dipelajari lebih lanjut, sehingga tehnologi ini dapat diterima oleh kelompok tani dan dapat meningkatkan hasil pertaniannya.

“Kelitbangan akan mengevaluasi selama empat bulan, kemungkinan adanya masalah yang muncul dan mencari solusi yang tepat,” papar Thomas Bangke.

Pihaknya berharap, kegiatan ini dapat menghasilkan dokumen PTO yang lengkap, dan mudah dipahami serta digunakan oleh semua komponen masyarakat, yang menggunakan dan juga dapat direplikasi oleh Dinas Pertanian, baik Provinsi maupun kabupaten/kota.

“Progrqam ini salah satu solusi dibidang pertanian holtikultura, untuk mengatasi masalah kekurangan air, disamping mendukung Program Pemprov NTT dalam meningkatkan ekonomi masyarakat petani khususnya, dan kesejahteraan masyarakat NTT,” tandas Thoms Bangke.

Kepada para Tim Ahli dibidang Irigasi Tetes yang sudah melakukan penelitian sejak tahun 2016, Thomas Bangke meminta kesediaan mereka mendukung pengembangan hasil penelitian ini dalam kegiatan penerapan.

“Semoga hasil penerapan Irigasi Tetes ini dapat menghasilkan suatu pedoman teknis operasional yang lengkap, termasuk semua masalah di lapangan dan solusi yang tepat untuk mengatasinya,” harap Thomas Bangke.
Dengan demikian, tambah Thomas Bangke, tehnologi Irigasi Tetes ini dapat dilaksanakan oleh siapa saja dan mudah direplikasi dengan baik. (ira)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...