spot_img

Mahasiswa Undana Kupang, Penyanyi Song For Air Asia di Youtube

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Penyanyi dan pencipta Lagu song for air asia QZ 8501 yang diunggah di YouTube adalah Mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Mahasiswa tersebut bernama Shella Herdiani Susanto. Dia menciptakan lagu tersebut serta menyanyikannya sendiri sebagai rasa empati yang mendalam bagi semua keluarga korban pesawat naas yang jatuh di selat Karimata pada Minggu 28 Desember 2014 silam.

Lagu song for air asia qz 8501 tersebut diunggah pekan lalu dan telah dilihat oleh 44 ribu lebih pengunjung. Di situs youtube, lagu ini bisa di buka dengan cukup mengetik “song for air asia qz 8501”. Lagu ini mendapatkan respon yang cukup tinggi oleh pengunjung. Hal tersebut bisa dilihat dari komentar yang disampaikan dalam situs youtube.

“Lagu itu saya ciptakan dan nyanyikan sendiri serta mengunggahnya ke situs youtobe sebagai rasa duka dan rasa empati saya secara pribadi kepada seluruh keluarga korban air asia,” ungkap Shella, kepada Seputar NTT, Sabtu, (10/1/2015) di Kupang.

Ketika mendengar musibah hilangnya pesawat air asia kata Shella, dirinya merasa sedih. Rasa sedih tersebut dituangkannya dalam lirik dan syair lagu. “Saya menciptakan lagu tersebut hanya dua jam. Perasaan saya sebagai manusia benar-benar sedih. Saya membayangkan jika itu terjadi pada kita,”ujar wanita kelahiran Bojonegoro ini.

Dia mengakui memiliki hobby menciptakan lagu dan menyanyikannya sendiri. Karena itu ketika terjadi musibah yang dianggapnya mengganggu nurani sebagai manusia maka dia ciptakan lagu khusus. “Setiap perasaan selalu saya tuangkan dalam lagu karena memang saya hobby menyanyi. Jadi lagu itu saya cipta sendiri, nyanyi sendiri, buat video sendiri dan unggah sendiri di youtube”tambahnya.

Shella mengatakan, musibah pesawat air asia mengajarkan kita sebagai manusia tentang kebesaran Tuhan. “Kita tidak tahu kapan Tuhan memanggil kita, dengan cara apa dan dimana,”tutur  mahasiswa extension Fakultas Hukum ini.

Ditanya apakah dirinya hendak mengambil keuntungan pribadi dari musibah tersebut dengan cara menciptakan lagu, Shella membantahnya. Menurut Shella lagu itu murni lahir dari hati yang dalam karena rasa empati. “Kalau lagu itu membuat saya dikenal orang, maka itu semata-mata berkat Tuhan,”pungkas Shella. (joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...